oleh

Menparekraf Minta Sektor Kuliner di Medan Mengikuti Perkembangan Zaman

Medan – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno meminta sektor kuliner di Medan, Sumatera Utara berinovasi mengikuti perkembangan zaman.

“Sektor kuliner menjadi andalan untuk kota Medan, tapi tentunya walaupun sudah terkenal masih perlu peningkatan atau inovasi agar kuliner Medan menjadi yang terdepan,” kata Sandiaga dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Kamis (18/11/2021) dilansir beritasatu.com.

Dalam kunjungannya ke Kota Medan baru-baru ini, sektor kuliner menjadi poin penting dalam kegiatan Workshop KaTa Kreatif Indonesia. Dia menegaskan, ekonomi kreatif khususnya di bidang kuliner menjadi prioritas yang didukung penuh oleh Kemenparekraf.

Baca Juga  Jadikan Momentum Hari Musik Dunia untuk Bangkitkan Industri Musik Tanah Air

“Di Medan sektor kuliner yang menjadi poin penting untuk ditingkatkan kembali, sehingga bisa menjadi pendukung pariwisata di kota Medan,” tuturnya.

Menurut Sandiaga, saat ini begitu banyak produk kuliner khas yang dimiliki kota ini seperti bika ambon, mie balap dan lain sebagainya. Ragam produk kuliner yang sudah ada telah dipasarkan secara konvensional. Namun dikarenakan kondisi saat ini telah berubah, teknologi sangat bisa membantu untuk mencapai pasar yang lebih luas.

Baca Juga  Pengingkatan Jumlah Pengangguran di Kota Tangerang Tahun 2021

“Strategi pemasaran yang paling efektif saat ini adalah secara digital atau online. Karenanya dalam workshop kali ini juga menghadirkan seorang pakar yang diharapkan bisa membantu mengembangkan kuliner di Medan,” jelasnya.

Program Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia merupakan program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 dan menjadi bagian dari strategi pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 142 Tahun 2018 mengenai Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional.

Baca Juga  Work From Bali akan Diluncurkan Mulai Juli 2021 Secara Bertahap

“Program ini bertujuan untuk menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengkonservasi kreativitas para pelaku ekonomi kreatif dalam mendorong pemanfaatan teknologi, seni, dan budaya untuk mengembangkan potensi subsektor ekonomi kreatif yang menjadi unggulan di kabupaten/kota,” pungkas Sandi.(*/cr2)

News Feed