Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara mendapatkan bantuan oksigen medis dari PT Indonesia Power, Priok Power Generation and O&M Services Unit (POMU) sebanyak 2.645 tabung oksigen medis ukuran satu meter kubik.
Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Indonesia Power yang telah berkolaborasi membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan oksigen medis yang sangat dibutuhkan dalam masa pandemi COVID-19.
“Adanya bantuan oksigen medis dari PT Indonesia Power akan semakin memastikan pemenuhan kebutuhan oksigen medis di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) Jakarta Utara” ujarnya, usai serah terima secara secara simbolis bantuan di kantor PT Indonesia Power, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (18/11).
Menurutnya, bantuan tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pademangan untuk pendistribusiannya.
“Sebanyak 2.645 tabung oksigen medis ini akan diserahkan secara periodik dalam kurun waktu satu tahun,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Indonesia Power, M Ahsin Sidqi menambahkan, produksi utama PT Indonesia Power adalah produksi listrik sementara oksigen medis tersebut merupakan hasil inovasi melalui mesin hidrogen yang bisa menghasilkan produk samping berupa oksigen yang diolah menjadi oksigen medis.
“Ini merupakan bentuk kepedulian PT Indonesia Power melalui program corporate social responsibility (CSR) untuk membantu pemerintah daerah dalam memenuhi ketersediaan oksigen medis terutama di masa pandemi ini,” terangnya, dilansir beritajakarta.id.
Ia berharap, melalui inovasi ini, bisa juga menjadi tempat laboratorium atau penelitian bagi akademisi, khususnya para mahasiswa dalam pengembangan oksigen medis.
“Kita undang agar mahasiswa bisa juga ikut belajar dalam pengembangan produksi oksigen medis ini. Sehingga, ke depan kebutuhan oksigen medis di Indonesia terpenuhi karena insyaallah inovasi ini akan kita lakukan juga di PT Indonesia Power yang ada di wilayah lain di Indonesia,” tandasnya.
Untuk diketahui, pada kesempatan yang sama juga diserahkan bantuan berupa 26 buah infantometer sebagai salah satu alat deteksi dini stunting pada anak. (*/cr1)










