LEBAK – Sale Silegit produksi Sawarna kini hadir di Alun-alun Malingping. Sale terbuat dari bahan pisang pilihan, tanpa bahan pengawet, rasanya ajib, asli produksi Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
Parid yang mempunyai akun facebook Najib Nawawi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sale Silegit mengatakan bahwa usahanya itu belum lama dan legalitasnya sedang proses.
“Usaha Saya ini baru berjalan dua bulan, untuk satu minggunya saya bisa menjual sale sebanyak tiga kwintal. Dan agar usaha saya diakui legalitasnya maka saya lakukan uji simpan dan sertifikat halal yang kini sedang dalam proses,” ujarnya.
Parid juga mengatakan bahan sale yang ia gunakan adalah pisang pilihan dan harapannya selain mencari keuntungan untuk dirinya juga mengangkat perekonomian masyarakat.
“Untuk bahan sale yang saya gunakan adalah pisang seblot atau bahasa lain pisang siem yang benar-benar sudah tua dan matang. Proses pengolahan dijemur hingga pengasapan memakan waktu sekitar tujuh hari.
“ Saya berdayakan masyarakat untuk membuat sale, saya tampung dan disortir, ambil yang bagusnya aja agar pembeli puas dengan sale Silegit sehingga penjualan pun lancar. Semoga dengan adanya usaha saya ini bisa mengangkat perekonomian masyarakat juga,” pungkas Parid kepada Bungasbanten.id – Group siberindo.co, di Alun-alun Malingping, Selasa (20/10/2020).
Ditempat yang sama, Yeni Mulyani Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Lebak, mengatakan, bahwa Sale Silegit memang rasanya beda dari yang lain.
“Saya sudah makan Sale Silegit, dan memang rasanya beda dari yang lain. Sale Silegit rasanya enak, manis, kenyal dan keasliannya itu terasa melejit. Pokoknya Saya suka banget,” ucapnya, *(UZEX)










