oleh

Terkurung Sampah, Warga Kedaung Wetan Menjerit

Siberindo.co – Warga masyarakat RT 05 /04 Kelurahan Kedaung Wetan Kecamatan Neglasari Kota tangerang yang berdampingan langsung dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Rawa Kucing merasa kehidupannya terancam dari bahaya penyakit, pasalnya jika musim hujan saat ini di dalam rumahnya selalu terjadi genangan air limbah sampah yang sangat menyengat.

RT Edi selaku rumahnya yang menjadi imbas keadaan TPA Rawa Kucing tersebut kepada wartawan ini mengatakan bahwa sudah hampir setahun ini dirinya dan keluarga serta warga dekat rumahnya tersiksa jika musim hujan tiba, bagaimana tidak, karena air limbah sampah menjadi masuk kedalam rumahnya yang mengakibatkan bau busuk dan berbahaya.

“Saya sangat khawatir jika musim hujan yang saat ini terjadi, karena air limbah sampah suka naik keatas rumah saya, dari aliran pembuangan dan bahkan naik dari bawah tanah dengan sendirinya,”katanya, Rabu (20/01/2021).

Baca Juga  Ketua Umum PSSI Erick Thohir Ungkap Pernyataan Keras Terkait Kondisi Jakarta International Stadium

Edi juga menambahkan bahwa memang keberadaan TPA dengan pemukiman warga sangat dekat sekali, bahkan bersebelahan langsung dengan rumah yang berada di belakang rumah warga yang bernama Bu Meli.

“Kami idealnya harus pindah dari area sini, karena memang keberadaan TPA ini sudah mengepung rumah kami dengan sampah, jadi sudah tidak aman bagi kesehatan, namun apalah daya Pemerintah Kota Tangerang belum juga merelokasi kami dengan membeli tanah dan rumah kami,”ujar Edi.

Masih kata Edi, untuk pengajuan permohonan relokasi dengan sistem penjualan tanah dan rumah warga sudah di ajukan kepada dinas terkait, namun hingga saat ini belum ada tanggapan dari dinas tersebut.

Baca Juga  Rutan Soasiu Kemenkumham Malut Optimal dalam Pelaksanaan Reformasi Birokrasi

“Mohon kiranya kepada pak Walikota Tangerang ataupun Gubernur Banten segera melihat kondisi kami warga yang berhimpitan langsung dengan sampah, karena jelas kehidupan kami di sini seperti membunuh kami dan warga sini secara berlahan,”lirih Edi.

Senada, Meli (60) yang persis rumahnya berhimpitan langsung dengan gundukan sampah TPA Rawa Kucing mengkhawatirkan kondisi kesehatan keluarganya, mengingat anaknya sudah mengalami penyakit gatal-gatal yang sulit di obati.

“Saya khawatir penyakit anak saya disebabkan oleh meluapnya air limbah sampah TPA Rawa Kucing, karena jika hujan tiba pasti air limbahnya meluap hingga halaman rumahnya setinggi 1 cm,”ucap Meli.

Baca Juga  Dandim 0510/Trs Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Pandemi Covid 19

Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Kota Tangerang Dapil 2 Fraksi PDI Perjuangan Epa Emilia menegaskan, walaupun dirinya bukan Komisi lV tapi keluhan warga Kedaung wetan Kecamatan Neglasari Kota tangerang tentang dampak TPA Rawa Kucing sudah disampaikan langsung pada hearing rapat DPRD Kota Tangerang, namun sampai saat ini belum juga dilaksanakan oleh pihak Pemkot Kota Tangerang.

“Penyampaian resmi atas air bau busuk yang di akibatkan diduga oleh gunungan sampah itu segera ditangani secara maksimal, dan segeralah tanah dan rumah mereka di ganti untung agar warga disekitar TPA itu bisa berpindah ditempat yang nyaman,”tutur Epa saat wawancara via hubungan seluler, Rabu (20/01/2021).

(Mulyadi/fajarbanten.com)

News Feed