BANDUNG- Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H.M. Sidkon Djampi kecewa dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Kekecewaaan itu lantaran Ridwan Kamil tak menyinggung soal pondok pesantren dalam penanganan Covid-19 pada rapat paripurna tentang progres report Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat di Gedung DPRD Jabar, Senin 20 Juli 2020 kemarin.
“Berbagai lembaga disebut untuk mendapat rapid test, hanya ponpes yang tidak disebut. Itu yang membuat saya merasa dada menjadi sesak,” ujar Sidkon dalam siaran pers , Selasa (21/7/2020).

Menurutnya, pondok pesantren butuh perhatian selayaknya lembaga yang lainnya.
“Protokol kesehatan ini berlaku buat semua kalangan, tidak terkecuali pondok pesantren yang sekarang sebagian sudah menjalankan kegiatan belajar mengajar. Pesantren selayaknya untuk diperhatikan, baik bantuan masker, handsanitizer, rapidtestnya. Bahan ruang istrihat (kobong) para santrinya,” paparnya.
Sidkon menuturkan, selama ini saat Ia berkunjungan ke pondok-pondok pesantren, fasilitas penanganan Covid-19 dari pemerintah terbilang belum ada. Sehingga, diperlukan bantuan dari Pemprov Jabar untuk membantu kebutuhan ponpes terkait protokol kesehatan melawan Covid-19. (Ahmad Syukri/inilahnews.com)











Komentar