JAKARTA – Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Banten Ujo Sujoto mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Intelijen Keimigrasian di Pullman Hotel Jakarta Central Park.
Kegiatan FGD ini berlangsung selama dua hari pada Selasa-Rabu (22-23/08/23) dengan dibuka langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly.
Turut hadir dalam kegiatan ini ialah Wakil Menteri Hukum dan HAM, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Direktur Jenderal Imigrasi, Purna Direktur Jenderal Imigrasi, Direktur Kontra Spionase Deputi bidang Kontra Intelijen BIN, Analis Keimigrasian Ahli Utama, Pimpinan tinggi Pratama Direktorat Jenderal Imigrasi, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham seluruh Indonesia, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus seluruh Indonesia, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang, Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Lektor Politeknik Imigrasi dan seluruh Peserta FGD Intelijen Keimigrasian.
Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Banten Ujo Sujoto mengapresiasi atas dilakukannya kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Intelijen Keimigrasian tersebut. Ia mengaku mendapatkan pengetahuan baru pada kegiatan FGD tersebut.
“Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Intelijen Keimigrasian sangat luar biasa, banyak hal-hal baru yang saya dapatkan tentang dunia intelijen. Apalagi kita tahu bahwa peran intelijen dinilai penting dalam mengoptimalkan fungsi keimigrasian, sehingga menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat,” katanya.
“Semoga dengan adanya kegiatan FGD ini dapat mendukung kinerja intelijen keimigrasian dari dampak negatif adanya kejahatan antar negara, transnational organize crime, baik kejahatan secara nyata maupun kejahatan di dunia maya, hal ini dapat mengancam negara indonesia,” tambahnya.
Apalagi, lanjut Ujo menjelaskan bahwa Imigrasi sebagai penjaga pintu negara, yang merupakan garda terdepan, sesuai dgn fungsi imigrasi pelayanan keimigrasian, keamanan negara, penegakkan hukum, dan fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat, sehingga perlu dilaksanakannya kegiatan ini dalam menyusun dan menjaga keamanan negara.
“Semoga Intelijen Keimigrasian dapat meningkatkan kinerja semakin PASTI sesuai dengan tema penyelanggaraan kegiatan FGD ini,” tutupnya.
Ditempat yang terpisah, Kakanwil Kemenkumham Banten Tejo Harwanto mendukung kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Intelijen Keimigrasian tersebut. Ia berharap melalui FGD ini dapat meningkatkan kemampuan bagi personel intelijen di Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Banten.
Untuk diketahui bahwa Focus Group Discussion (FGD) Intelijen Keimigrasian disampaikan oleh beberapa narasumber, yaitu Prof. Dr. M. Iman Santoso, S.H., M.H., M.A., Dr. Connie Rahakundini Bakrie, M.Si., Dr. Margaretha Hanita, S.H., M.Si., Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. A.M. Hendro Priyono, S.T., S.H., M.H., Irjen Polisi (Purn.) Yohanes Wahyu Saronto dan Scott Patton, Country Attache ICE – HSI US Embassy Jakarta.










