oleh

BNPB Tinjau Pembangunan Pasca Tsunami Pandeglang

PANDEGLANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara periodik melakukan pemantauan pelaksanaan pembangunan pascabencana yang ada di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, waktu sebelumnya dilakukan oleh Deputi Rehabilitasi dan Rekostruksi BNPB yang secara langsung melihat pelaksanaan pembangunan Hunian tetap (Huntap) relokasi para terdampak bencana tsunami Pandeglang dibeberapa titik lokasi pembangunan Huntap dan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan Ruas Jalan Cibungur – Patia dalam pemanfaatan Dana Hibah Rehabilitasi Pascabencana Kabupaten Pandeglang.

Pasalnya kali ini giliran Tim lain dari Kedeputian Rehabilitasi dan Rekostruksi BNPB yang akan melakukan kajian terhadap Monitoring dan Evaluasi sistem pelaporan kembali mengunjungi beberapa titik lokasi pembangunan pascabencana di Kabupaten Pandeglang.

Tim sejumlah 7 personil termasuk akademisi yang akan melakukan kajian dipimpin oleh Ria Suwartiningsih, Kepala Seksi Pemulihan Fasilitas Sosial BNPB secara langsung diterima oleh Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang Surya Darmawan dan Kasi RR BPBD Pandeglang Lilis Suliatiati di Kantor BPBD Pandeglang, Kamis kemarin “ Dikutip Bungasbanten.id – Group siberindo.co

Baca Juga  Gitar Karya WBP Lapas Rangkasbitung Diminati Rutan Kelas I Tangerang

“ Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang Surya Darmawan, kepada tim yang datang menyampaikan progres pencapaian pelaksanaan pembangunan pascabencana Kabupaten Pandeglang mulai dari Jumlah Dana Hibah yang diterima dan pemanfaatannya hingga pelaksanaan pembangunan Huntap, jalan dan jembatan, “progres pembangunan Huntap untuk para terdampak bencana tsunami yang akan direlokasi sebanyak 706 KK tersebar di 8 titik lokasi pembangunan, 5 lokasi saat ini pelaksanaannya sudah mencapai 100 persen

Diantaranya adalah Huntap desa Sukarame Kecamatan Carita, Huntap desa Tunggaljaya, Huntap Desa Cigorondong, Huntap desa Tamanjaya dan Huntap desa Ujungjaya Kecamatan Sumur, sementara Huntap desa Banyumekar Kecamatan Labuan dan Huntap desa Mekarsari Kecamatan Panimbang yang baru masuk minggu ke 8 masing-masing mencapai diatas 70 % yang akan selesai 100 % pada awal desember 2020 mendatang.” Jelas Surya Darmawan.

Baca Juga  Lantamal IX/Ambon Membersihkan Pesisir Pantai Teluk Ambon

Sementara itu untuk pembangunan Jalan dan Jembatan, Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang ini menyampaikan bahwa pembangunan Ruas Jalan Cibungur – Patia sudah selesai pengerjaannya dan Jembatan Cibeureum Desa Idaman Kecamatan Patia saat ini diakuinya baru bencapai 83 % dan akan diberikan perpanjangan waktu pelaksanaan hingga awal Nopember 2020 mendatang.

“Begitujuga Ria Suwartiningsih, mewakili Tim yang datang mempertanyakan keterlambatan terhadap pelaksanaan pembangunan jembatan, ” dalam hal keterlambatan sebaiknya disampaikan juga dasar-dasar penyebab keterlambatan, karena akan menjadi pertimbangan lanjutan BNPB terhadap keseriusan penerima Hibah RR yang melaksanakan pemanfaatan dana hibah untuk pembangunan infrastruktur jembatan, dan jangan sampai melampaui batas akhir pemanfaatan dana hibah Pandeglang.” Jelasnya.

Ria Suwartiningsih, juga menjelaskan bahwa saat ini kehadirannya bersama tim untuk memastikan progres pemanfaatan dana hibah untuk Pandeglang, terutama dalam melakukan monitoring, evaluasi dan pengawasan pelaksanaan pembangunan yang dilakukan oleh BPBD Pandeglang yang akan dijadikan kajian pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pengawasan pemanfaatan dana hibah untuk lebih baik, terarah dan sistimatis untuk jangka waktu panjang, sehingga akan memudahkan penerima hibah dalam sistem pelaporannya”. Tambahnya.

Baca Juga  1036 KK Desa Tanjakan Menerima BLT Tahap Empat

Selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan data yang akurat, Tim BNPB yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pemulihan Fasilitas Sosial BNPB lanjut melakukan kunjungan lapangan untuk dapat melihat secara langsung ke lokasi pembangunan Jembatan Cibeureum Kecamatan Patia, dilanjutkan dengan kunjungan lapangan pembangunan Huntap Desa Banyumekar Kecamatan Labuan yang masih dalam pengerjaan 70%, terakhir kunjungan ke lokasi Huntap desa Sukarame Kecamatan Carita yang dapat langsung berkomunikasi dengan para calon penerima huntap di lokasi pembangunan yang sudah selesai 100 persen pelaksanaanya. * ( SYAROH/YN)

News Feed