oleh

KBRI Tokyo Gelar “Coffee with the Ambassador”

Jakarta – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo menggelar “Coffee with the Ambassador” di KBRI Tokyo, Senin (22/11/2021). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan keragaman kopi Indonesia untuk mendorong ekspor ke Jepang dilansir beritasatu.com.

Sekitar 40 pebisnis dan pecinta kopi di Jepang hadir secara luring, sedangkan pelaku usaha UMKM kopi dari Koperasi Produsen Serba Usaha (KPSU) Solok Radjo secara daring. Tampak Dubes Heri Akhmadi turun langsung menjadi barista, dan menyuguhkan kopi asli Indonesia.

Dalam acara ini disajikan lima kopi varietas unggulan Indonesia antara lain, Mandailing, Solok Rajo, Pangalengan, Kintamani dan Toraja. Para peserta juga berkesempatan menonton film “Telusur Rasa” dan tur virtual ke perkebunan KPSU Solok Radjo.

Baca Juga  Penandatanganan Perjanjian Kinerja Bentuk Komitmen Kemenkum Malut Tingkatkan Pelayanan

“Saya berharap melalui kegiatan promosi dan edukasi kopi varietas tunggal ini, citra kopi Indonesia yang berkualitas dan bercita rasa tinggi ini dapat menggenjot ekspor ke Jepang, dan sekaligus menjadi favorit masyarakat Jepang,” ujar Dubes Heri dalam keterangannya yang diterima Beritasatu.com, Rabu (24/11/2021).

Dalam acara itu Dubes Heri didampingi Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Tokyo Rima Cempaka. Turut hadir juga Koordinator Fungsi Pensosbud, Atase Perdagangan dan sejumlah pejabat KBRI lainnya.

Baca Juga  Dorong UMKM Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Banten Tinjau Produk WBP di Galeri Kanim Cilegon

“Saya berharap peningkatan efisiensi dalam penyelesaian transaksi ekspor impor kopi, dan mengurangi ketergantungan pada nilai tukar mata uang asing melalui hadirnya skema Local Currency Settlement (LCS),” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo Hilman Tisnawan.

Sementara itu, pebisnis Jepang, Taijiro Fukuda membagikan pengalaman berbisnis kopi Indonesia varietas tunggal miliknya di gerai PLAN B Coffee di kawasan Nakameguro, Tokyo.

“Pelanggan saya kebanyakan anak-anak muda Jepang usia 30-40 tahun. Mereka gemar dengan cita rasa kopi Indonesia, terutama dari Sumatera Mandailing, Aceh Gayom dan Sulawesi Toraja. Dalam waktu dekat, saya ingin berkunjung ke perkebunan kopi di Indonesia untuk mengenal varietas kopi Indonesia lainnya,” pungkas Taijiro Fukuda.

Baca Juga  Idul Fitri Penuh Kehangatan, Kakanwil Ditjenpas Banten Pantau Layanan Kunjungan di Rutan Serang

Indonesia merupakan eksportir kopi ke-6 terbesar ke Jepang setelah Brasil, Vietnam, Kolombia, Guatemala, dan Ethiopia.

Indonesia menguasai pangsa pasar kopi sebesar 2,5% di Jepang. Adapun kinerja ekspor kopi Indonesia ke Jepang pada tahun 2020 sebesar US$ 60,4 juta. Sedangkan pada periode Januari-September 2021 tercatat sebesar US$ 48,6 juta atau meningkat 9,62% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.(*/cr2)

News Feed