Lebak, – Siberindo.co
Diduga galian tanah resahkan warga citeras dan warga nameng di Kampung Binong Desa Citeras Perbatasan Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten membuat ketua umum ormas Jarum Kabupaten Lebak H Nunung Hidayat Angkat Bicara, seperti diberitakan sebelumnya media jendralnews.com dan media suaranusantaranews.net-group siberindo.co.
Walaupun sudah pernah disatroni atau ditutup oleh petugas penegak Perda Kabupaten Lebak serta APH namun kegiatan galian tanah diduga tak berizin itu masih berjalan kembali. Tegas Ketua Organisasi kemasyarakatan Jaringan Relawan untuk Masyarakat (Jarum) Kabupaten Lebak H Nunung Hidayat
Lebih lanjut dikatakan H. Nunung Hidayat yang sering disapa abah Nunung ini menegaskan, hal ini akan membahayakan pengguna jalan disepanjang jalur yang dilalui oleh armada truk pengangkut tanah itu dan berpotensi menjadi rusak dan licin bahkan dapat menjadi pemicu kecelakaan.
“Sebelumnya sudah banyak korban yang berjatuhan, jadi rawan kecelakaan karena jalanan licin, apalagi mereka beroperasi dari pagi sampai sore kadang sampai malam,” ujarnya.
Dikatakannya lagi, dirinya menegaskan Kepada Pemerintah penegak perda Satpol PP dan Pihak Kepolisian resor Lebak untuk menutup tambang diduga resahkan warga citeras,”ungkapnya lagi,(bk)










