oleh

Kumala Rangkasbitung Gelar Latihan Instruktur Satu

SIBERINDO.CO – Keluarga Mahahasiswa Lebak (Kumala) Perwakilan Rangkasbitung untuk kedua kalinya menggelar Latihan Instruktur (LI-satu) tingkat perwakilan wilayah (Kota/Kabupaten) selama 7 hari (19-25/4/2021) di Aula Asrama Kumala Rangkasbitung.

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Jadilah Intelektual Muda Yang Visioner dan Komitmen Untuk Terus Melangkah Maju Dengan Perubahan Peradaban Zaman” tersebut, diikuti oleh 10 orang peserta dari berbagai empat komisariat dibawah naungan perwakilan Rangkasbitung.

Ketua Kumala Perwakilan Rangkasbitung, Eza Yayang Firdaus mengatakan, pengkaderan melalui Latihan Instruktur satu yang dilaksanakan kedua kalinya ini adalah hasil pembacaan tentang kondisi objektif peran instruktur dalam pertrainingan di Kumala, maka dipandang perlu untuk dilaksanakan agar dapat melaju ke jenjang yang lebih tinggi dan harus di tunjang melalui pengelolaan perkaderan yang seimbang kedepannya.

Baca Juga  Wisuda 702 Taruna Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Menteri AHY: Jangan Pernah Berhenti BelajarSleman - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewisuda 702 taruna-taruni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Minggu (01/09/2024). Pada kesempatan ini, ia memotivasi para lulusan dan mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan harus disikapi sebagai awal perjalanan sesungguhnya. “Saya berharap tidak pernah berhenti belajar, teruslah menimba ilmu pengetahuan, pengalaman, wawasan dan juga pertemanan karena kita ingin selalu siap selalu adaptif, responsif terhadap perkembangan zaman termasuk berbagai kemajuan di bidang teknologi informasi,” ujar Menteri AHY. Kementerian ATR/BPN sendiri telah melakukan pengelolaan pertanahan dan tata ruang dengan perkembangan teknologi, salah satunya pemetaan kadastral menggunakan drone dan satelit.

“Mengingat pengkaderan ini kan adalah sebuah kebutuhan yang fundamental bagi organisasi, makanya Latihan Instruktur satu ini kembali kami laksanakan. Yang mana ada berapa generasi kami keatas yang sempat hilang dan tidak dilaksanakan, dan kedepan teman-teman peserta kali ini dapat menjadi instruktur di jenjang per trainingan LK-1 di kumala setiap komisariat,” terangnya.

Baca Juga  Kemnaker: Stress Pengaruhi Kesehatan Jiwa Pekerja

“Agar dapat menjadi pengawal perkaderan dengan baik, sehingga menghasilkan output berupa kader-kader yang berkualitas,” tambah Eza.

Sementara Ketua pelaksana kegiatan, Fajar Nurseha, yang juga menjabat anggota Organisasi dan Kaderisasi mengungkapkan, ini adalah sebuah terobosan bagus dalam kepengurusan periode ini, dan merupakan langkah produktif yang diharapakan untuk menjawab tantangan zaman dalam persoalan kaderisasi kedepannya yang disusun secara bersama-sama sebagai sebuah formula.

Baca Juga  Serah Terima Jabatan Kalapas Kelas I Palembang, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih

“Latihan Instruktur satu ini merupakan pengembangan dari pola dan strategi perkaderan, sehingga nantinya para peserta yang sudah mengikuti bisa memahami system dan managemen pengkaderan , juga mampu berinovasi dan improvisasi daam rangkaian fase dengan alur yang dinamis,” jelas Fajar.

(Usep/koranbanten).

News Feed