oleh

SKU Suluh News “ Terpilih Dalam Penggunaan Bahasa di Media Massa

SERANG  – Surat Kabar Umum (SKU) Suluh News dari Kota Tangerang terpilih menjadi media cetak dengan penggunaan Bahasa Indonesia terbaik di Provinsi Banten.

Pasalnya dalam penilaian tersebut dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Kantor Bahasa Banten.

Ada tiga kategori media massa yang yakni media massa cetak, online, dan media elektronik yang dijaring melalui pengawasan penggunaan bahasanya oleh Kantor Bahasa Banten.

“ Penganugerahan pemenang dilakukan bersamaan dengan Diskusi Kelompok Terpumpun Penggunaan Bahasa di Media Massa Provinsi Banten, di Aula Hotel Puri Kayana, Banten, Senin (26/10/2020) Dikutip Bungasbanten.id – Group siberindo.co

Baca Juga  Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin Tengah Siapkan Skenario Hadapi Masa endemi Terkait Covid-19

“ Hadir sebagai narasumber dalam diskusi tersebut, Halimi Hadibrata, Kepala Kantor Bahasa Banten, Willy Pramudya, mantan wartawan Kompas, dan Abdul Malik, akademisi Unsera Serang.

“ Halimi Hadibrata, Kepala Kantor Bahasa Banten mengatakan, pengawasan penggunaan bahasa pada media massa sudah dilakukan oleh Kantor Bahasa Banten.

Pengawasan itu meliputi : penggunaan ejaan, pemilihan kata, tata kalimat, paragraf, penalaran, dan akurasi informasi “ sambungnya.

Baca Juga  Asesmen Tahap 2 untuk ODHIV Program ATENSI Berbasis Komunitas

Sementara itu, Willy Pramudya lebih menyoroti pada aspek pemilihan kata dan tata kalimat yang masih kurang tepat, terutama pada beberapa media di daerah.

Oleh karena itu dirinya mengajak kepada para jurnalis untuk ” Kembali ke Bahasa Jurnalistik yang bermartabat dan mencerahkan.

“ Sedangkan, Abdul Malik, dalam kesempatan tersebut menyatakan, terjadinya ketimpangan dalam penggunaan bahasa di media massa dipengaruhi oleh pemilihan segmen dari media tersebut.

Baca Juga  Wow, Banyak Aktivitas Positif di Rutan Serang Yang Dilakukan Oleh Napi

Media Nasional sangat memperhatikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik, sementara media lokal sering dipengaruhi oleh pimilihan segmen pembaca dan logat kedaerahan.

Namun demikian ketiga pembicara sepakat terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik itu media lokal maupun media Nasional  * (RED)

 

News Feed