oleh

Anggota DPRD Komisi 2 Kota Serang, Dorong BUMD Agro Optimalkan Potensi dan Aset Lahan

SERANG – BUMD Agro Kota Serang, perlu didorong dan disiapkan untuk optimalisasi potensi dan aset lahan Kota Serang, supaya bisa dioptimalkan untuk pembukaan lapangan pekerjaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, dan untuk menopang terwujudnya ketahanan pangan Kota Serang. Senin, (28/9/2020).

Hal tersebut dikatakan Nur Agis Aulia, Anggota DRPD Kota Serang Komisi 2, saat sidak (25/9)  Komisi 2, bersama Kepala Dinas Pertanian Kota Serang, ditemani salahsatu direksi BUMD Agro Provinsi Banten, dalam rangka untuk survey dan maping potensi sawah, gabah, dan beras di Kota Serang.

“Alhamdulillah saat ini di Banten sedang masa panen, Panen Raya diperkiraan hingga bulan depan. Pertanyaannya kemanakah hasil panen ini dibawa?, Bagaimana kondisi petani, buruh tani, pengusaha penggilingan padi saat panen raya?, Sejahterakah?” Tanya Agis.

Agis menjelaskan, ada 300 hektar lebih aset lahan pertanian Kota Serang, kalau 1 hektar saja menghasilkan rata-rata 2,5 ton gabah, dan satu tahun 2 kali panen, berarti pertahun petani menghasilkan 10 ton  gabah.

BACA JUGA:  Paling Sedikit Dalam Sehari, Maling Ini Bisa Mendapatkan Lima Sepeda Motor

“Jika asumsi harga gabah 4000 per kilo gram, artinya 40 Juta rupiah penghasilan 1 hektar sawah, kemudian dikali 300 hektar, itu artinya ada potensi 12 M  akan masuk ke Pendapatan Asli Daerah.” Jelas Agis.

“Apalagi bila padinya dikelola hingga menjadi beras, artinya dijual dalam bentuk beras, tentunya harga jual lebih besar dan potensi pemasukan PAD juga lebih besar.” Kata Agis.

BACA JUGA:  BPJAMSOSTEK Serang Sosialisasikan Manfaat Program Kepada Muspika Serang

(DS)

 

 

 

News Feed