LEBAK – Muhamad (55) salah satu warga kampung Sarian Rt 12/03 desa Sumurbandung kecamatan Cikulur kabupaten Lebak provinsi Banten, “ Ia saat tersenyum bahagia.” Pasalnya, rumah miliknya yang tak layak huni sebentar lagi akan berubah menjadi rumah permanen yang layak huni.
Rumah warga tak mampu ini yang awalnya rumah panggung bilik bambu, kini dibangun dengan bantuan material dari PT Aam Prima Arta.” Sedangkan tenaga kerjanya melibatkan swadaya masyarakat sekitar.” Jelasnya
Kepala Desa Sumurbandung, Mulyadi “ ia melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tersebut pada hari Sabtu kemarin.
“Bismillah, semoga peletakan batu pertama pembangunan rumah pak Muhamad ini bisa menjadi ladang ibadah kita semua yang terlibat,” Terang kepala desa Sumurbandung Mulyadi.
Penerima bantuan Muhamad “ Dikutip Bungasbanten.id- Group siberindo.co “ ia mengaku senang dan haru akan bangunan bedah rumah dari PT Aam Prima Artha tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat senang.” Semoga kebaikan Bu Hajjah Aam mendapat balasan setimpal,” Ungkap Muhamad.
“ Sementara itu, Wakil Direktur PT Aam Prima Artha, Dani Samiun membenarkan adanya bantuan bedah rumah kepada salah satu warga Kampung Sarian Rt 12/03 desa Sumurbandung kecamatan Cikulur tersebut.
“ Dani menjelaskan, bahwa adanya bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PT Aam Prima Artha ke warga yang tidak mampu. ” Semoga di masa mendatang, perusahaan kami dapat terus membantu warga yang kurang mampu,” kata dia, Senin (28/9/2020)
PT Aam Prima Artha adalah perusahaan perdagangan Sembako level Nasional. Direktur perusahaan ini, Hj. Aam atau yang akrab disapa Bu Haji Ayu merupakan warga asli Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
“ Sementara itu, Hj. Aam Maryamah, direktur PT Aam Prima Artha saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, ketika ditanya soal bantuan bedah rumah tersebut hanya menjawab singkat.
“Jangan dibesar-besarkan. Ini kewajiban semua orang untuk peduli kepada sesamanya. Saya orang Lebak, lahir di Lebak, asli Lebak.” Menjadi keharusan bagi saya untuk peduli pada daerah asal saya,” kata Hj. Ayu atau Hj. Aam. * ( ISAN BADOEY)










