oleh

Pemkot Serang keluarkan Surat Edaran WFA Jelang Libur Hari Raya.

-Tak Berkategori

Semua pemerintah daerah menindak lanjuti Keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang cuti bersama pegawai ASN, dan Keputusan Bersama 3 Mentri (Agama, Ketenagakerjaan, dan Menpan RB) tentang hari libur nasional dan cuti bersama.

Kota Serang dari tanggal 24 sampai dengan 27 Maret, nanti masing-masing OPD akan mengatur ASN untuk bekerja di kantor dan ada yang dimana saja (Anywhere).

Hal itu disampaikan Nanang Saefudin Sekda Kota Serang, kepada awak media terkait penerapan Work From Anywhere (WFA), Senin (24/03/2025).

Baca Juga  Petugas Sudah Mulai Menanggulangi Genangan di Wilayah DKI Jakarta

“Kita sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan pimpinan, pak Walikota dan pak Wakil, kita melakukan WFA (Work From Anywhere),” ucapnya.

“Artinya tetap bekerja hanya bisa jadi tidak di kantor. Sebagian di kantor, sebagian di rumah atau dimana pun,” imbuhnya dalam menjelaskan maksud dari WFA.

Lebih lanjut Nanang juga menuturkan ada beberapa ASN yang dikecualikan untuk WFA.

Baca Juga  Pj Bupati Bekasi Ziarah ke Makam Tokoh Ulama dan Pejuang Asal Cibogo Cibarusah

“Kita menginginkan walaupun dimanapun tetap bekerja. Tapi tentu ada yang dikecualikan pelayanan tertentu, seperti Disdukcapil, Kesehatan, Damkar, BPBD, Satpol-PP, Dishub sebagian,” tuturnya.

Perlu kita ketahui, pada dasarnya tenaga-tenaga administrasi kebanyakan yang diperbolehkan melakukan WFA yang di data oleh BKPSDM dan masing-masing OPD yang mengaturnya.

Sedangkan Nur Agis Aulia Wakil Walikota Serang mengatakan akan melakukan monitoring.

Baca Juga  Bupati dan Wali Kota Tangerang Tanda Tangani Pembaharuan Perjanjian Hibah Aset Antar Perumdam

“Kita berkoordinasi dengan BKPSDM selaku OPD teknis yang akan melaksanakan monitoring langsung begitu. Kan nggak mungkin nanti saya harus monitoring juga kan,” ungkapnya.

Selain adanya SOP dan mekanisme WFA dari BKPSDM, Nur Agis juga akan melakukan punishment kepada pegawai yang kedapatan berleha-leha.

‘Jadi nanti teknisnya BKPSDM nanti juga akan menjelaskan secara detail terkait tentang sistem SOP atau mekanismenya, termasuk monitoringnya,” ujarnya.