oleh

Warga Cihara Was-Was Gelombang Pantai Pasput Capai Empat Meter

SIBERINDO.CO- Warga sekitar pantai khwatir
gelombang ombak di pantai Pasir Putih Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, saat ini sedang tinggi. Pasalnya, ketinggian ombak diperkirakan hingga mencapai 4 (empat) meter dikhawatirkan menyapu warung dan rumah di sekitaran bibir pantai.

Hal ini dikatakan salahsatu warga yang rumahnya hanya beberapa meter dari pantai pasput, Arif Hidayat, (33th), gelombang tinggi terjadi pada hari ini diperkirakan mencapai empat meteran. Tidak seperti biasanya air laut naik, diperkirakan sekitar empat meteran.

“Dan seperti yang saya lihat disini air laut sudah melewati tumpukan batu penahan ombak, itu terjadi puncaknya pada pukul 14:00 WIB,” ungkapnya, penuh khawatir, Kamis, (29/10).

Masih kata Arif Hidayat, situasi dan kondisi laut saat ini sedang tidak bersahabat, maka dirinya menghimbau agar warga sekitar pantai atau pun penikmat wisata pantai supaya lebih waspada.

“Mengingat situasi dan kondisi laut sedang buruk, saya menghimbau agar para warga yang rumah, warungnya berlokasi di pinggir pantai atau pun para penikmat wisata pantai agar selalu waspada, mengingat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Baca Juga  Prabowo Minta Airlangga Jaga Kondisi Ekonomi RI Di Tengah Tantangan Geopolitik

Hal senada dilatakan Asep, warga Klender Jakarta Timur, yang saat itu sedang bersilaturrahmi kepada adiknya yang ada di sekitaran pantai pasput.

“Kebetulan saya sedang silaturrahmi ke adik saya dan saya lihat ombak laut Pantai Pasput itu gede sekali, ngeri sekali. Saya harap kepada warga sekitaran pantai dan pengunjung pantai agar selalu berhati-hati saja, kita jaga keselamatan kita, semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita,” ucapnya.

Baca Juga  Kemenkum Malut Harmonisasi Lima Ranperda Kabupaten Halmahera Timur

Terpisah, Mahmudi, Ketua Balawista Kabupaten Lebak, mengatakan, dari Awal BMKG sudah mengeluarkan peringatan gelombang tinggi menghimbau kepada masyarakat pesisir pantai untuk waspada.

“Diharapkan kepada pengelola Destinasi Wisata Alam/Pantai agar terus memantau perkembangan walaupun untuk sementara wisata ditutup, karena pengunjung lokas pasti ada aja,” tandas Mahmudi alias Mumu, saat dikonfirmasi melalui komunikasi WhatsApp(Rijal/fajarbanten.com)

News Feed