PANDEGLANG-Menjelang hari raya Idul Adha dimasa New Normal ini sejumlah petani kelapa tua asal Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten keluhkan harga penjualan yang semakin menurun. “ Harga buah kelapa tua di sejumlah pasar tradisional di wilayah Jabodetabek, seperti Jakarta, Tangerang, relatif stabil menjelang hari raya Idul Adha, mulai harga eceran Rp 10.000 – Rp 15.000 per butir.
“ Sulaiman selaku penjual kelapa tua di pasar Sentiong Belaraja Tangerang mengatakan bahwa ramai pengunjung harga kelapa tua tetap stabil mulai dari Rp 10.000 – Rp 15.000 per butir menjelang Idul Adha ini.

” Menjelang hari raya Idul Adha pasar Sentiong Balaraja ramai pengunjung serta harga kelapa tua tetap stabil mulai dari harga Rp 10.000- Rp 15.000 butir,” Pungkasnya, Kamis (30/07/2020).
Meski demikian, pasokan buah kelapa tua dari Kabupaten Pandeglang meningkat seiring kebutuhan warga masyarakat, akan tetapi harga jualnya semakin merosot, Kondisi tersebut terjadi karena pasokan buah kelapa tua dari wilayah kabupaten lain sangat banyak.
Menurut Sobri selaku petani kelapa tua dari Pandeglang “ ia mengatakan bahwa harga kelapa per butirnya hanya bisa menghasilakan Rp 1.500,- – Rp 1.800,- sedangkan harga eceran di setiap pasar tradisional wilayah Jabodetabek sangat stabil.
“Biasanya saya jual Rp 2.000,- sampai dengan Rp 2.500,- per butir kelapa tua. “ Saat ini menjelang hari raya Idul Adha hanya Rp 1.500 sampai dengan Rp 1.800,- per butir kelapa tua”.Keluhya ( dilansir dari bungasbanten.com – group siberindo.co)
“ Ahmad sebagai pemasok kelapa tua dari wilayah Pandeglang ke wilayah Jabodetabek membenarkan bahwa harga kelapa tua di Pandeglang semakin menurun dari per butirnya hanya mencapai Rp 1.500,- sampai dengan Rp 1.800,- dari petani dan di terima oleh pengecer hanya mencapai Rp 3.500,- sampai dengan Rp 3.800,- per butir “ itupun kelapanya dipilih sekalipun harga eceran di pasar wilayah Jabodetabek stabil. (JALI )











Komentar