oleh

Diduga Kurang Kondusip Beberapa Panitia  Pilkades Jagaraksa Memundurkan Diri

Lebak – Siberindo.co

Tidak lama lagi Pesta Demkorasi Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Lebak akan berlangsung, berbagai  kesibukan tampak terlihat diwilayah yang akan melaksanakan pesta demokrasi tersebut, terutama para panitia pemilihan Kepala Desa, dengan harapan semua dapat berjalan dengan lancar dan kondusip, namun haraoan itu terkadang tidak sesuai dengan kebyataan, seperti contoh di Desa Jagaraksa Kecamatan Muncang, akibat di duga suasana yang kurang kondusip, pada akhirnya beberapa Pantia Pemilihan Kepala Desa memundurkan diri sebkum pesta di mulai, jelas ini sangat mengundang tanda tanya yang sangat besar.

Menurut salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Jumlah panitia Pilkades semuanya ada 9 orang, namun, namun ada 6 orang yang memundurkan diri, dengan alasan karena adanya ancaman dari pihak luar yang membuat para panitia merasa tidak nyaman dan takut keamanannya todak terjamin, namun hingga saat ini belum diketahui bagaimana ancaman tersebut dan apa alsanya.

Baca Juga  Lantik Pejabat Manajerial, Kakanwil Budi Argap Tekankan Sinergi dan Percepatan Kinerja

akibatnya panitia yang tersisa hanya sebanyak tiga orang saja, karena yang 6 orang memundurkan diri,  sementara infonya juga beberapa Bakal Calon(Balon) Kades masih berencana mendaftar namun terhambat, karena kejadian tersebut.
Dengan panitia 3 orang tentunya pemilihan Kepala Desa tidak akan bisa dilaksanakan,
guna kelanjutannya panitia diDesa kami langsung berganti itupun tidak diketahui kapan dan dimana acara musyawarahnya.

Berdasarkan kondisi yang tidak kondusif itu ia berharap kepada pihak Pemerintah untuk turun langsung lakukan pantauan proses Pilkades didesanya harapnya.

Sementara ditempat terpisah H. Rosid selaku Camat Kecamatan Muncang saat di konfirmasi mengakui bahwa proses Pilkades didesa Jagaraksa Kecamatan Muncang memang agak memanas sehingga ada ketua Panitia Pilkades yang mengundurkan diri dengan alasan keselamatan, dan itupun hanya ketuanya saja yang lainya tidak.

“Yang mengundurkan diri hanya ketuanya saja yang lainya tidak adapun alasanya adalah Faktor keamanan”. ujarnya.

Baca Juga  Pemanfaatan Gas Rawa di Banjarnegara Jadi Spirit Desa Mandiri Energi

Sedangkan SK yang digunakan tetap SK yang lama yang digunakan hal tersebut karena tidak mungkin diadakan lagi pemilihan untuk panitia.

“SK panitia yang digunakan tetap SK yang lama tapi orang yang baru”. Dan itu tidak masalah, sedangkan mengenai masih adanya yang masih mendaftar itu kita tunggu keputusan panitia desa dulu untuk memeriksa kelengkapan berkas-berkasnya.

Saepul Salasatu anggota panitia yang mengundurkan diri mengatakan bahwa benar saya mengundurkan diri bersama 5 orang anggota yang lain mengundurkan diri alasan saya dan anggota yang lain adalah takut.

Empud ketua panitia desa jagaraksa sekaligus tim 9 mengatakan membenarkan 6 anggota panitia yang terdiri dari parades semua mengundurkan diri, saya juga sempat pada tgl 17 /9/2022. Mengundurkan diri tapi saya bisa kerja lagi dan terkait SK panitia yang lama masih ada dengan nama nama yang lama  karena di aturan gak bisa di bikin lagi kami pun membentuk penitia baru pungkasnya.

Baca Juga  Kakanwil Kemenkumham Jabar Pimpin Sholat Berjamaah Petugas dan WBP Lapas Cikarang

Kajdian ini mengundang reaksi dari Taufik Sudrajat Sekjen Ormas LMPI DPC – Lebak.menurutnya.
” Perihal pengunduran diri beberapa panitia Pilkades Jagaraksa, tentunya bukti Politik yang kurang sehat dan tidak profesional, apalagi jika ada dugaan ancaman yang membuat para panitia yang telah terbentuk mengundurkan diri, dengan alasan faktor keamanan, ini jelas membuktikan bahwa buruknya perpolitikan di Negeri ini, sebab ditingkat Desa saja sudah menciptakan suasan yang kurang kondusip , seharusnya orang yang berani terjun kedunia politik berarti dia sudah siap segalanya, seorang kandidat yang siap tampil bertarung harus bisa menerima kenyataan, menang kalah itu biasa,  bukan harus mengintimidasi sehingga suasan kondusip berubah menjadi kekisruhan, sementara pertandingan belum dimulai, apalagi jika ancaman iti datangnya dari yang bukan kandidat, tentunya ini harus di usut tuntas. Ungkapnya.
(yt)

News Feed