oleh

Legislatif Provinsi Banten, Ahmad Jaini Sosialisasi Perda Penanganan COVID-19

TANGERANG – Anggota DPRD Provinsi Banten H. Ahmad Jaini menggelar acara Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) dan Wawasan Kebangsaan  (Sosper) terkait Perda 1 Tahun 2021 Tentang Penanganan COVID-19. Acara Sosper tersebut digelar di kediamannya di Kp. Karet Sepatan, Kabupaten Tangerang. Kamis, (6/5/2021).

Dalam kesempatan tersebut Jaini mengingatkan kepada seluruh peserta untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, antara lain dengan cara menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan. Menurut Jaini hal tersebut adalh hal yang paling penting untuk menghindari penyebaran Covid-19 yang kasusnya masih banyak.

Ia mengatakan pencegahan penularan virus dengan membiasakan dan disiplin terhadap penerapan protokol kesehatan.

“Jangan sampai kasus Covid-19 yang terjadi di India juga terjadi di Indonesia. Untuk itu saya mohon jangan sampai lengah,”papar politisi senior Partai Golongan Karya Kabupaten Tangerang ini.

Jaini menambahkan Sosper ini  kegiatan yang baru diluncurkan DPRD pada tahun 2021. Dirinya berharap melalui kegiatan Sosper bisa  bermanfaat bagi seluruh masyarakat Banten.

Baca Juga  Paslon ENAK Tak Lolos Verfak, "Pilkada 2020 bagai Legenda Sangkuriang"

“Ini menjadi bagian dari program kami yang mulai dilaksanakan tahun ini. Mudah-mudahan dengan pola ini berbagai Perda yang telah dibuat akan lebih mudah dipahami oleh masyarakat,” katanya.

Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten Tangerang Mohamad Amud yang hadir dalam acara Sosper berharap jelang Hari Raya Idul Fitri ini, masyarakat mematuhi peraturan pemerintah yang telah membuat larangan mudik. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tangerang ini mengatakan hal tersebut sangat lah penting untuk mengantisipasi terjadinya ledakan COVID-19.

Baca Juga  Dukung Pilkada Damai, Ini Hasil Perhitungan Suara di TPS Khusus Lapas Ternate

“Jangan sampai usai Lebaran nanti, jumlah  warga yang terkena Covid-19 kembali melonjak akibat terjadinya mudik secara bersamaan. Dan tentunya jika hal ini terjadi akan merugikan kita bersama,” ujarnya. (*/Nad)

News Feed