oleh

Apa Penyebab Ulu Hati Nyeri Saat Tidur?

Mungkin kita pernah merasakan sensasi nyeri di ulu hati saat tidur. Sensasi ini bisa membuat kita sulit untuk tidur dengan nyenyak. Sebenarnya, apakah kondisi ini adalah tanda adanya masalah kesehatan yang berbahaya?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa nyeri pada ulu hati seringkali terkait dengan kenaikan asam lambung menuju ke kerongkongan. Biasanya, kondisi ini juga disertai dengan sensasi terbakar pada dada atau perut bagian atas. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai gastroesophageal reflux disease atau GERD.

Banyak orang yang menganggap hal ini sebagai masalah kesehatan yang sepele, padahal, jika dibiarkan dan sering terjadi, bisa jadi akan memicu komplikasi seperti munculnya luka atau perdarahan pada saluran pencernaan bagian atas, tepatnya kerongkongan. Karena alasan inilah ada baiknya kita menerapkan gaya hidup lebih sehat atau meminta obat pada dokter.

Baca Juga  Tiga Ormas di Cilograng Galang Dana untuk Korban Kebakaran

Agar tidak mudah mengalami peningkatan asam lambung saat tidur, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak langsung berbaring setelah makan. Ada baiknya kita baru berbaring sekitar 2 jam setelah makan. Selain itu, berhentilah makan sekitar 2-3 jam sebelum tidur agar tidak sampai mengalami kenaikan asam lambung saat kita sudah akan beristirahat.

Ada baiknya kita tidak makan atau minum dalam jumlah yang berlebihan, termasuk mengonsumsi camilan saat perut sebenarnya sudah dalam kondisi penuh. Jika sampai perut berada dalam kondisi penuh, maka asam lambung akan lebih mudah naik hingga ke kerongkongan. Selain itu, hindari kebiasaan duduk atau berdiri dalam kondisi membungkuk karena hal ini bisa memicu tekanan pada perut yang akhirnya menyebabkan kenaikan asam lambung.

Baca Juga  Manfaat Menguap Pada Tubuh

Saat makan, ada baiknya kita tidak mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan asam lambung seperti mie instan, makanan bersantan, minuman berkafein, cokelat, minuman beralkohol, serta sayuran yang bisa memproduksi gas seperti kol dan kubis.

Ada baiknya kita juga menjaga berat badan tetap ideal dan tidak lagi merokok karena kedua kondisi kesehatan ini bisa meningkatkan risiko kenaikan asam lambung. Selain itu, jangan terbiasa memakai pakaian, celana, atau ikat pinggang terlalu ketat.

Baca Juga  Penetapan Pjs.Bupati Pandeglang Masih Tertahan di Kemendagri

Saat tidur, ada baiknya kita menempatkan posisi kepala lebih tinggi dari badan agar asam lambung tidak mudah naik ke kerongkongan. Selain itu, jangan sembarangan mengonsumsi obat maag karena bisa jadi hal ini memperburuk kondisi gangguan lambung. (*/cr4)

 

Sumber: bantennews.co.id

 

News Feed