oleh

Wamenag Meminta Pesantren Perketat Protokol Kesehatan

Jakarta – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Saadi berharap pesantren dapat memperketat protokol kesehatan sebagai antisipasi berdatangannya para santri yang kembali usai libur Lebaran.

“Sebagai langkah antisipasi, pesantren diharapkan memperketat protokol kesehatan berkenaan dengan kedatangan para santri dari berbagai daerah. Jangan lupa berkoordinasi dengan gugus tugas pencegahan penyebaran Covid-19 setempat,” kata Wamenag Zainut Tauhid Saadi dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Pesantren perlu memperketat penerapan protokol kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran COVID-19. Sebab, dari pengalaman sebelumnya kondisi setelah liburan biasanya diikuti dengan peningkatan potensi penyebaran COVID-19.

Zainut terutama meminta pesantren yang berada di daerah yang ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19 sebagai zona merah untuk lebih waspada. Serta jika memang diperlukan dapat menunda rencana kegiatan belajar mengajar sebagai langkah antisipasi.

Baca Juga  TMMD 112 Kodim 0623/Cilegon Pemasangan Genteng Masjid Al Hijaj Tahap Penyelesaian

Langkah antisipasi itu perlu diperlukan mengingat Indonesia masih mencatatkan penambahan kasus Covid-19 yang cukup signifikan dengan sejumlah daerah mengalami peningkatan kasus harian.

Sebagai informasi pada hari ini Satgas Penanganan Covid-19 mencatatkan penambahan kasus sebanyak 7.725 orang, disertai dengan bertambahnya pasien sembuh sebanyak 5.883 orang dan 170 orang meninggal dunia.

“Ini perlu menjadi perhatian bersama, tidak terkecuali para santri dan pondok pesantren. Kita tentu tidak berharap muncul kembali klaster di pondok pesantren. Hal ini harus diantisipasi sejak awal,” ujarnya.

Baca Juga  Penertiban PKL di Pasar Rau, Kapolsek Serang Terjun Kelokasi

Karena itu dia meminta seluruh jajaran Kementerian Agama di daerah untuk proaktif melakukan pembinaan dalam penerapan protokol kesehatan di pesantren. (*/cr3)

Sumber: antaranews.com

News Feed