oleh

Robohnya Bangunan Embung, kepala Desa Leuwi Coo Alergi Wartawan

 

Lebak- siberindo.co

Menindak lanjuti pemberitaan di media ini tentang jebolnya pembangunan embung Desa Leuwi Coo Kecamatan Muncang dimana Ketua LSM Banten Coruption Wacht ( BCW) akan melayangkan surat laporan pengaduan ( Lapdu) kepada aparat penegak hukum, kini surat pengaduan tersebut telah di persiapkan dan tidak lama lagi akan segera di layangkan.

Seperti yang di katakan Ana Triana .SH. pada saat di konfirmasi oleh suaranusantaranews, via telepon selulernya mengatakan ” saya telah menyiapkan surat laporan pengaduan yang nantinya akan saya layangkan kepada aparat penegak hukum dan kepada Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Lebak, hal ini saya lakukan agar peristiwa jebolnya bangunan embung tersebut segera di tindak lanjuti dan di proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku, karena ini bukan persoalan sepele, ini menyangkut kecerobohan dalam pembangunan sehingga merugikan uang negara dan merugikan masyarakat petani penggarap sawah yang terkena dampak dari pembangunan yang ambruk tersebut, dan lagi pihak – pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan tersebut jangan sampai lempar batu sembunyi tangan. Jelasnya.

Baca Juga  Warga Kunjungi Disperindagkop, Polsek Serang Lakukan Pengamanan

Salah satu tokoh masyarakat Desa Leuwi Coo yang namanya di rahasiakan saat di pintai keterangan mengatakan ” seharusnya pembangunan embung tersebut di kerjakan dengan benar sasuai standar, agar bangunan menjadi berkualitas, sebab jika tidak sesuai standar baik dalam pengerjaanya maupun pada penggunaan matrial akhirnya terjadi seperti itu, belum apa- apa sudah jebol, terangnya.

Baca Juga  Rawan Banjir, DPUPR Banten Perbaiki Drainase Depan RS Pemda

Veri Salah satu orang kepercayaan dari kontraktor yang mengerjakan bangunan tersebut saat di konfirmasi via Wact app oleh suara Nusantara news mengatakan ” masalah pembangunan embung sudah di serahkan kepada Kepala Desa Leuwi Coo, jika ada apa- apa silahkan temui saja Kepala Desa Leuwi Coo, jawabnya.

Suaranusantaranews.net group siberindo.co mencoba menemui Rajudin Kepala Desa Leuwicoo, untuk mengkonfirmasi masalah ini, namun beberapa kali di temui Rajudin terkesan selalu menghindar dengan dalih banyak kesibukan, dan kita di hubungi via Wacht app Idak pernah ada jawaban dari Kepala dirinya.

Baca Juga  Operasi "Wirawaspada": Imigrasi Cilegon Perkuat Pengawasan Terhadap Warga Negara Asing di Kawasan Industri

Pihak Dinas PUPR Kabupaten Lebak saat di hubungi lewat telpon selulernya tentang permasalahan ini, dirinya mengatakan ” Udah jangan di ributkan, itu bangunan punya babeh, pengerjaannya pun belum selesai, persoalan robohnya banguna nanti juga akan di perbaiki kembali, jawabnya singkat.

( YYT/ Red)

News Feed