oleh

Kadis Kominfo Pastikan Desain Pemenang Lomba HUT Kota Serang ke-14 Orisinil

SERANG – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Hari W Pamungkas memastikan bahwa pemenang desain logo Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Serang ke-14 orisinil dan memenuhi ketentuan lomba.

Hal tersebut dikatakan Hari kepada awak media menjawab polemik di masyarakat bahwa adanya dugaan plagiat desain logo yang dimenangkan oleh Mufti Alam saat mengikuti lomba desain logo yang digelar oleh Diskominfo Kota Serang dari tanggal 16-26 Juli 2021 lalu.

Hari juga menegaskan bahwa, logo tersebut sudah melalui mekanisme perlombaan mulai tahap pendaftaran, penjurian hingga keputusan pemenangnya. Bahkan, pada saat adanya polemik pihaknya langsung melakukan pengecekan bersama media yang menghasilkan gambar tersebut tidak ada sedikit pun indikasi berafiliasi dengan gambar tersebut.

Baca Juga  Aziz Enjoy Jalani Ramadhan Bersama Anak

“Ada empat alat ukur yang digunakan dalam penilaian. Mulai, penilaian orosinalitas karya, relevansi logo dengan kearifan lokal, kreativitas dan estetika, serta penjelasan makna filosofi logo. Kita juga langsung cek bersama kawan-kawan media, tidak ada gambar yang berafiliasi dengan gambar itu,” kata Hari.

Dari 26 warga Serang yang mengikuti, lanjut Hari, mendapat tiga yang menjadi pemenang, yang tentu sudah dinilai tim juri dari orisinil logo, kearifan lokal, dan penjelasan filosofi.

Baca Juga  Kapolda Banten dan Dirintelkam Sowan ke Sesepuh Ponpes Nurul Anwar Lopang

“Memang ada pendapat sebagian masyarakat yang menyatakan ini logo plagiat dari kabupaten kota lain. Tapi, itu bisa kami buktikan dan sudah dibuktikan bareng-bareng kami cek melalui aplikasi google image dan yandek untuk mengecek apakah gambar ini pernah muncul atau belum, baik dari satuan huruf 1, 4 dan 14 kami satukan, dan kami cek semua tidak ada yang muncul gambar itu,” katanya.

Baca Juga  PHDI : Kehormatan Bagi Umat Hindu Dikunjungi Pimpinan TNI AD

Secara kasat mata, diakui dia, memang ada kemiripan dengan logo milik Pemkab Pandeglang. Namun, dari pengecekan yang dilakukan pihaknya tidak menemukan adanya plagiasi.

“Kelihatan hampir mirip, tapi dari pengecekan kami dan tim juri banyak yang berbeda. Jadi kami cek satu-satu dan kami wawancara, dan cek dengan alat bantu klir,” ujarnya.

“Proses pendaftarannya sendiri 11 hari, penjurian kurang lebih seminggu, sekaligus wawancara satu-satu dan semua peserta sampai keputusan,” tambahnya. (Bar).

News Feed