oleh

BST Tahap Enam Di Lebak Dipertanyakan

LEBAK – Pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap enam di Kabupaten Lebak masih menyisakan pertanyaan yang cukup besar di masyarakat, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Salah satunya warga Desa Mekar Agung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Badri mengaku aneh, tiba-tiba namanya tidak lagi terdaftar sebagai penerima manfaat di tahap enam.

Padahal, lanjut dia, sejak awal namanya terdaftar dan menerima bantuan tersebut mulai tahap satu hingga tahap lima .

“Surat panggilan yang ada barcodenya saya tidak menerima, dan anehnya ketika saya cek di desa tidak muncul, ada apa ini sebenarnya,” kata Badri kepada awak media, Jumat (02/10/2020).

Masih kata Badri, dengan rasa penasaran dirinya bersama petugas desa mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Lebak, yakni untuk mendapatkan informasi yang jelas, tapi kata Badri, Ia hanya mendapatkan jawaban dari Dinsos akan di usahakan untuk diusulkan kembali.

Baca Juga  Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

” Sampai sekarang belum ada jawaban yang jelas, padahal saya KPM yang murni tidak ada double data,” ucap Badri.

Ironis nya lagi, di wilayah Kecamatan Warunggunung pun terjadi pengurangan data KPM BST tahap enam mencapai seratus lebih KPM.

Berdasarkan data dari Kecamatan Warunggunung melalui Kasi Ekbang ada sekitar 112 KPM yang berkurang seperti pada pencairan tahap 4-5 ada sekitar 6963 KPM yang terdaftar, namun pencairan tahap 6 terdapat pengurangan jumlah menjadi 6752 KPM.

Baca Juga  Ansor Banser Kabupaten Serang Buka "Posko Ansor Banser Peduli Banjir"

Salah satu desa yakni Desa Cibuah terjadi pengurangan sebanyak 30 KPM, hal itu di katakan Sekdes Cibuah melalui pesan Whats Appnya.

Sekdes Cibuah, Kiki menjelaskan, dari jumlah pengurangan tersebut untuk tahap enam di alihkan secara resmi untuk yang tidak mendapatkan, namun kata Kiki setelah di usulkan pengalihan pada saat pencairan tidak keluar nama yang di usulkan secara resmi itu.

“Iya itu dialihkan secara resmi ke yang gak dapet tapi malah yang tahap 6 kemarin gak keluar aneh
sudah mengusulkan pengalihan namun ketika pencairan data tersebut tidak ada,” ujar Kiki di sambungan Whats Appnya kepada wartawan.

Baca Juga  Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Resmi PM Rabuka di Istana Merdeka

Sementara itu, Kabid Linjamsos pada Dinsos Lebak, Endin Toharudin menjelaskan, pihak Dinsos secara resmi belum dapat informasi dari Kemensos tentang pengurangan data penerima BST, namun kata Endin, pembaharuan data bukan terjadi di Kabupaten Lebak saja melainkan di tiap Kabupaten dan kota.

Dikatakan Endin, soal adanya pengurangan atau pengalihan itu di sebabkan adanya terjadi data yang double di data Siks seperti di data BST dan data program sembako.

“Sebetulnya kalau pun bisa untuk kuota BST di lebak ingin bertambah,dan ini hampir semua kecamatan terjadi pembaharuan data di Kabupaten Lebak,” ujar Endin melalui sambungan Whats Appnya.(Ajat)

News Feed