Bogor – Sebanyak 14 murid dan 10 tenaga didik di Sekolah Dasar (SD) Sukadamai, Kota Bogor, dilaporkan positif Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghentikan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah itu sementara. Temuan klastertersebut setelah Puskesmas Mekawangi melakukan tes acak ke SD Sukadamai pada Kamis 17 November 2021.
Dari 50 sampel yang diambil, 24 di antaranya positif Covid-19.
Sebanyak 24 orang itu, terdiri dari 14 orang murid dan 10 orang tenaga didik dan saat ini Satgas Covid-19 Kota Bogor masih menelusuri asal penularan Covid-19 di sekolah tersebut.
Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, di SD Sukadamai ditemukan ada 24 orang terpapar Covid-19 yang merupakan hasil dari tes acak Puskesmas kepada SD Sukadamai yang sudah mengikuti PTM dilansir beritasatu.com.
“24 terdiri dari murid dan guru. Semuanya tanpa gejala dan seluruhnya melakukan isolasi mandiri,” terang Bima, Sabtu (20/11/2021).
Untuk itu, terang Bima, Pemkot Bogor menghentikan kegiatan PTM di SD Sukadamai selama 10 hari. Penghentian PTM selama 10 hari mulai Jumat 18 hingga 27 November 2021.
“Sesuai dengan aturan, meminta agar PTM dihentikan selama 10 hari dan dilakukan tracing kontak erat,” kata Bima.
Selanjutnya, Satgas Covid-19 juga akan melakukan tracing kepada 200 orang kontak erat dengan 24 pasien positif.
Bima pun meminta kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk terus berkoordinasi dengan sekolah-sekolah untuk memantau bila ada siswa yang bergejala.
Selain itu, Pemkot Bogor bersama Pemerintah Pusat juga akan melakukan penyaringan 1.000 siswa-siswa sekolah yang melakukan PTM.
“Minggu depan dari pusat akan melakukan screening agak banyak, di atas 1.000. Jadi kita harus siap-siap semua,” tambah Bima.(*/cr2)










