Jakarta – Direktur Utama PT Transjakarta Yana Aditya memastikan, penghentian 229 armada Transjakarta yang menjadi imbas dari kecelakaan dua hari berturutan tidak berdampak terhadap layanan kepada masyarakat.
“Kami memastikan bahwa penghentian operasi sementara mitra operator Transjakarta tersebut sama sekali tidak berdampak terhadap layanan kepada masyarakat,” ujar Yana di Jakarta, Minggu (5/12/2021) dilansir beritasatu.com.
Dikatakan Yana, bahkan pihaknya sudah mempersiapkan antisipasi terkait hal tersebut. “Kami sudah mempersiapkan antisipasi dengan pengaturan operasional bus dengan armada operator lain dan cadangan,” ucapnya.
Diketahui, bus Transjakarta terlibat dalam kecelakaan. Pertama, pada Kamis, 2 Desember, bus nomor lambung SAF025 menabrak pos polisi di Traffic Lights PGC, Jakarta Timur. Kecelakaan ini menyebabkan petugas patroli Transjakarta mengalami luka berat. Sehari setelahnya, Jumat, 3 Desember, bus nomor lambung MYS17069 menabrak separator busway setelah halte Bunderan Senayan. Dalam tabrakan ini tidak ada korban Jiwa.
Kedua kecelakaan bus Transjakarta sedang dalam penyelidikan kepolisian. “Sambil menunggu hasil investigasi kepolisian untuk menentukan penyebab kecelakaan, Transjakarta sudah melakukan beberapa tindakan preventif untuk mencegah terulangnya kejadian,” tutur Yana.(*/cr2)










