oleh

Pertamina Patraniaga Buka Toko Pertamina di Babelan

Bekasi – Pertamina Patra Niaga meresmikan‎ Pertashop 3P.17602 yang berlokasi di Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kebupaten Bekasi. Terdata, Pertashop ini merupakan gerai stasiun mini pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang ketujuh di Kabupaten Bekasi. Keberadaan gerai ini sangat membantu masyarakat di pedesaan ‎dalam pemenuhan bahan bakar umum.

“Pertamina sedang me‎mbangun sistem bisnis yang lengkap di salah satu wilayah. Programnya adalah one village, one outlet. Kalau bisa setiap kecamatan ada outlet (Pertashop),” kata Executive General Manager Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga, Waljiyanto, saat peresmian Pertashop di Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/12/2021) dilansir beritasatu.com.

Dia mengatakan, model Pertashop ini sangat meringankan mitra dalam membangun bisnis bersama Pertamina. Dibandingkan dengan membangun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang membutuhkan lahan tanah yang luas, Pertashop dapat dibangun dengan lahan yang lebih kecil.

Baca Juga  Semangat Hidup Sehat, Rutan Bangil Kanwil Kemenkumham Jatim Bagikan Kaos Olahraga untuk Seluruh Pegawai

“Kalau membangun SPBU (biaya) mahal, perlu lahan yang luas maka diciptakan Pertashop ini. Pertashop han‎ya menjualbahan bakar dengan kualitas terbaik, Pertamax karena kita ingin langit tetap biru, tidak banyak racunnya,” bebernya.

Dia menjelaskan, meskipun harga Pertamax lebih mahal namun kondisi suku cadang kendaraan bermotor akan lebih awet dalam jangka panjang penggunaan Pertamax.

Selain Pertamax, di gerai Pertashop juga menjual pelumat atau oli produksi Pertamina, gas Bright, ‎dan sebagainya sehingga tercipta ekosistem bisnis yang lengkap di Pertashop.

Menurutnya, modal awal membangun Pertashop sekitar Rp 300-350 juta dengan rincian pembelian modular sekitar Rp 250 juta dan selebihnya modal awal‎ pembelian Pertamax.

Baca Juga  Stok BBM Jelang Lebaran di Malut Masih Aman

Modal tersebut, di luar tanah dan bangunan yang menjadi tanggung jawan pemilik Pertashop.

Tahun ini, Pertamina Patra Niaga menargetkan pembangunan Pertashop sebanyak 3.000 unit di wilayah Jawa bagian Barat (Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat). Sedangkan, target nasional sebanyak 10.000 unit Pertashop.

Baru terealisasi sekitar 200-300 Pertashop di wilayah Jawa bagian Barat.
Pertashop dibangun di daerah pedesaan yang masih jarang dengan keberadaan SPBU Pertamina. Dia mengajak kepada warga untuk bermitra dengan Pertamina Patra Niaga membangun Pertashop di wilayahnya. Ketentuan dan persyaratan dapat dilihat di website resmi Pertamina.

Pemerintah memberikan bantuan berupa kredit rakyat berupa KUR kepada masyarakat yang ‎ingin membangun bisnis dengan Pertamina ini.

Baca Juga  Kapal Pertamina Gas 2 Kibarkan Merah Putih Saat Loading Perdana LPG di AS

Sementara itu, pemilik Pertashop 3P.17602‎ CV Mitra Eszet Gemilang, Rika Mariska SZ, menambahkan pihaknya telah mengajukan bermitra dengan Pertamina Patra Niaga sejak enam bulan lalu. Semua persyaratan dilakukan melalui sistem online.

“Hitung-hitungan bisnis‎ kami, minimal ada pembelian Pertamax sekitar 400 liter per hari,” kataMariska.

Dari hitung-hitungan bisnis tersebut, pemilik Pertashop akan mendapat marjin keuntungan sekitar 10%.

“Tentunya, tim Pertamina telah melakukan survei lokasi di sini, berapa banyak kendaraan bermotor di wilayah ini, kedekatan dengan SPBU dan sebagainya,” imbuhnya.

Pertashop‎ 3P.17602‎ yang berlokasi di Jalan Pasar Muara Bakti, RT 16/RW 09 Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, akan beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB.(*/cr2)

News Feed