oleh

Ananta Harapkan Generasi Milenial Mampu Jadi Agen Perubahan

Tangsel – Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja tengah menjadi isu terhangat di masyarakat. Bahkan meluas menjadi sebuah polemik hingga muncul berbagai aksi yang berujung anarkis.

Menghadapi persoalan seperti ini, Anggota Komisi VI DPR RI dari Dapil Banten III Ananta Wahana mengajak generasi milenial, terutama mahasiswa bisa menjadi pelopor untuk menjernihkan masyarakat dalam menghadapi isu-isu semacam itu.

Pun demikian, kata politisi PDI Perjuangan yang telah menelurkan buku “Melawan Korupsi di Banten” yang terbit pada 2014 lalu ini, bukan berarti aksi unjuk rasa itu tidak dibenarkan. Karena menurut Ananta, menyampaikan aspirasi di muka publik itu diperbolehkan secara undang undang, dengan catatan tidak anarkis, apalagi sampai menciderai sistem demokrasi di Indonesia.

Baca Juga  Dituduh Melanggar Aturan, Begini Tanggapan Anies Soal Kebangkitan UMP DKI 2022

“Tetapi, saya juga menghargai yang melakukan parlemen jalanan. Mereka menyuarakan dan mengekspresikan aspirasi. Ketika itu sudah dimasukan, mari kita tunggu hasilnya dengan kepala dingin,” kata Ananta Wahana saat menggelar reses bersama para kelompok mahasiswa di Ciputat, Tangsel, Kamis 15 Oktober 2020 malam.

Begitu pun dalam menghadapi Pilkada serentak, menurut Ananta, generasi milenial harus menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan masyarakat.

Baca Juga  Implementasi Program Pendekar Banten, Kapolda Gelar Ngaji Bareng

“Saya sampaikan juga mahasiswa terlibat di Pilkada, untuk menjernihkan masyarakat. Mahasiswa sebagai agen perubahan untuk berperan dalam meningkatkan partisipasi pemilih di suasana Pandemi ini bisa memilih pemimpin dengan benar,” katanya.

Untuk memberikan motivasi kepada para generasi mienial tersebut, Ananta juga bakal menyiapkan program pelatihan UMKM bagi mahasiswa. Sehingga, dapat mendorong para mahasiswa menjadi wirausaha baru.

Baca Juga  Tingkatkan Pengusaha Hidroponik di Cilegon, YNDI Bersama Kemenaker Berikan Pelatihan Budidaya Hidroponik

“Sebagai agen pembaharu, mahasiswa harus berpikir jangka panjang. Tapi dilain pihak, mereka dihadapkan pada pilihan yang kompetitif dan mereka tetap menginjak bumi,” pungkasnya.(zher).

News Feed