LEBAK – Diduga akibat adanya proyek jalan tol, jalan Kp. Cibodas RT 001/003 Desa Kaduagung Tengah Kecamatan Cibadak Kab. Lebak terendam banjir, Senin (19/10) sore.
Salah satu warga setempat Hasanah (43) menyebutkan, Banjir setinggi 70 centimeter itu mengakibatkan warga tak bisa melintas membawa kendaraan.
“Hujan hanya beberapa jam aja debit air udah segitu. Sepeda motor pun gak bisa lewat, terpaksa dititip ke warga di sebrang,” kata Enok.
Untuk pulang ke rumahnya, Enok mengaku terpaksa jalan kaki menyusuri proyek jalan tol.
“Kalau jalan tol sudah jadi, tentu kami gak bisa lewat,” keluhnya.
Dia mengatakan, sebelum ada proyek jalan tol tidak pernah ada Banjir di jalan dan sawah di sepanjang jalan kampung itu.
Kara dia, ada 7 rumah yang terisolir gara-gara jalan kampung itu kebanjiran.
“Kampungnya bukan kampung induk, ada 7 KK yang terputus aksesnya,” kata wanita yang setiap hari melintasi jalan itu.
Dia menduga, saluran air yang ada terlalu kecil. Untuk itu dia berharap pihak proyek tol segera membangun dan memeprbanyak gorong-gorong air agar kejadian itu jangan terus berulang.
Kp. Sukamaju Desa Kaduagung Tengah Kec. Cibadak letaknya tak jauh dari proyek pintu keluar masuk tol Serang Panimbang yang ada di Pasirgendok, Bojongleles Kec. Cibadak, Lebak.
Pihak penanggungjawab proyek tol belum ada yang bisa dimintai tanggapannya atas kejadian ini.
Ketua Ormas Jarum Kecamatan Cibadak, Achmad Syarif berharap, pihak kontraktor pembangunan jalan tol Serang-Panimbang segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut.
“Proyek pemerintah juga tak boleh mengabaikan kepentingan warga sekitar proyek. Harus segera dilakukan penambahan gorong-gorong di akses jalan Kapung Cibodas Desa Kaduagung Tengah tersebut, ” kata Syarif. (*)










