PANDEGLANG – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT-DD) yang di bagikan di tiap-tiap desa, yang di anggarkan dari Dana Desa (DD) tahap satu tahun 2022, guna Bantuan sosial ( Bansos ) Covid 19 “ Pasalnya di desa Tegal Longok kecamatan Koroncong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, bahwa BLT-DD tersebut diduga di sunat oleh oknum pemerintah desa ( Pemdes) “ Dikutip Bungasbanten.id – Group Siberindo.co
“Dikatakan insial MS, salah satu warga “ Ia mengatakan seharusnya BLT-DD, yang di terima oleh Keluarga Penerima Manpaat (KPM) sebesar Rp 900 ribu rupiah untuk tiga bulan “ lantaran dana BLT-DD tersebut per bulanya yakni Rp 300 ribu rupiah.
Lanjut MS, bahwa dana BLT-DD yang di terima oleh KPM hanya Rp 500 ribu rupiah , mengingat yang Rp 400 ribu rupiah di potong oleh oknum pemerintah desa “ Terang MS
Lanjut MS, dengan hasil pemotongan dari BLT-DD yang Rp 400 ribu rupiah tersebut, dengan dalih akan di bagikan kepada masyarakat yang tidak memdapatkan BLT-DD “ Namun setelah di lakukan kroscek ke masyarakat yang tidak mendapatkan BLT-DD, ternyata tidak tidak disalurkan ada alias bohong “ Sedangkan penerima BLT-DD di desa Tegal Longok sebanyak 102 KPM “ Pungkas MS.
“ Dikonfirmasi Kepala desa ( Kades ) Tegal Longok Sanukri, melalui WhtasAap ( WA) nya di nomor 0878 1899 xxxx “ menjelaskan terkait BLT – DD, muhun karena Kuota KPM lebih
dari target, berbagi dengan yang baru dapat satu kali, di luar PKH ,BPNT dan pusat gitu bang .
“ Selanjutnya , Insya Allah bisa dipertanggung jawabkan interen desa dengan para RT, RW setempat “ Jawab Kades Tegal Longok Sanukri.
“Persoalan BLT –DD yang diduga di potong oleh Pemdes Tegal Longok “ Salah satu LSM Jerat Berantas Residivis ( Jebred ) Pepen H. “ Mengatakan dalam hal ini oknum Pemdes tersebut , sungguh berani memotong BLT – DD hampir di anggka 50 persen, dengan dalih atau alasan apapun sungguh tak manusiawi, bayangkan di saat rakyat miskin butuh uang, guna menyambut hari raya Idul Fitri malahan di potong alias tidak utuh di salurkan pada KPM “ Tegas Pepen.H, pada Bungasbanten.id, Sabtu (7/5/2022) kemarin
Serta berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH ) agar di usut tuntas dengan adanya dugaan BLT-DD di tersebut di potong oleh oknum Pemdes Tegal Longok. “ Pungkas Pepen H. *( RED/ ABRO )










