oleh

Jalan Nasional Rangkasbitung-Cigelung Siap Dilalui Pemudik Nataru

Siberindo.co – Ruas jalan nasional dari Kabupaten Pandeglang melintas By pass Rangkasbitung hingga Sajira, Cipanas dan Cigelung, Kabupaten Lebak yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini siap dilalui oleh pemudik untuk merayakan natal dan tahun baru (Nataru), karena sudah dilakukan pengaspalan, meski di beberapa tiitk masih terdapat jalan yang mengelupas akibat tingginya curah hujan dan banyaknya truk overload atau truk odol yang mengangkut pasir dan hasil alam melintas di kawasan tersebut setiap harinya.

Baca Juga  Lapangan Gasibu Bandung Jadi Saksi Pelaksanaan Upacara Hari Kemenkumham ke-78

Hal itu dikatakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3 PJN 1 BPJN Wilayah VI Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sunarto kepada wartawan, Rabu (23/12/2020)

Menurut Sunarto, ruas jalan nasional dari Rangkasbitung-Cigelung sepanjang 42 kilometer tersebut semuanya fungsional dan pihaknya terus melakukan penutupan lobang atau patching dan membersihkan rumput yang tumbuh di kawasan milik jalan nasional tersebut untuk memberikan kenyamanan kepada pemudik Nataru

Baca Juga  Komandan Kodim 0602/Serang Dampingi Kunjungan Dirut Bulog dalam Panen Raya Padi

“Saya menghimbau kepada pemudik untuk tetap berhati hati saat melintas di jalan nasional Rangkasbitung- Cigelung, karena dibeberapa titik masih terdapat jalan yang berlubang, seperti di Prapatan Sumur Buang By pass dan ditambah minimnya penerangan jalan umum di ruas tersebut, terutama dari Narimbang hingga Cipanas,” katanya.

Kendati masih musim penghujan, namun Sunarto memastikan, tidak ada ruas jalan nasional Rangkasbitung-Cigelung yang rawan longsor, dan semua ruas dalam kondisi fungsional dan aman dilalui. “Untuk titik yang rawan longsor tidak ada, semunya aman,” tegasnya.

Baca Juga  Percepat Program Lapas Bersinar, Lapas Rangkasbitung Laksanakan Asesmen WBP

Sementara Iim Halimi, seorang warga Rangkasbitung meminta ketegasan dari Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk menindak tegas truk-truk pengangkut pasir basah over load yang setiap hari melintas di ruas jalan Kabupaten, Provinsi dan Nasional yang menyebabkan jalan cepat rusak.

“Kalau sudah malam hari, ratusan armada truk tronton melintas mengangkut pasir basah tanpa ada tindakan dari aparat,” katanya.(Ajat/fajarbanten.com )

News Feed