oleh

Bawaslu Kabupaten Serang Tangkap Timses yang Diduga Mau Bagi Uang

SERANG – Bawaslu Kabupaten Serang menangkap tangan tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Serang terkait dugaan politik uang atau money politics.

Adapun penangkapan tersebut dilakukan pada Senin (25/11) malam kemarin dan menyita sejumlah uang.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon kepada wartawan, Selasa (26/11).

“Iya betul, lokasi di (Kecamatan) Carenang, Kabupaten Serang,” kata Furqon.

Baca Juga  Modus Gelapkan Ribuan Sepatu Expor, Dua Tersangka Diamankan Tim Gabungan Polres Serang

Ia menjelaskan bahwa penangkapan ini dilakukan oleh Gakkumdu Kabupaten Serang pada pukul 20.02 WIB. Saat itu, anggota Bawaslu beserta Gakkumdu sedang melakukan patroli di wilayah Kampung Astana, Desa Walikukun.

“Menemukan perihal dugaan politik uang, titik lokasinya di Kampung Astana,” jelasnya.

Adapun oknum tim sukses yang ditangkap katanya berstatus koordinator pemenangan tingkat desa atau kordes salah satu pasangan calon. Ada pecahan uang Rp 50 ribu dengan total yang diamankan Rp 7,5 juta yang akan dibagikan ke masyarakat.

Baca Juga  Koperasi BMT Kecamatan Anyer Di Geledah Ditreskrimum Polda Banten Gelapkan Rp 9.1 Miliar

“Itu pecahan Rp 50 ribu dengan jumlah Rp 7,5 juta. Kalau dari hasil klarifikasi, itu yang kena kordes,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa uang yang diamankan oleh Gakkumdu itu katanya belum sempat dibagikan oleh pelaku kepada warga. Sampai siang jelang sore ini, tim Gakkumdu sudah memeriksa tiga orang terkait dugaan politik uang itu.

Baca Juga  Surat Pernyataan Masyarakat Jelang Pilkades, Disoal warga Citorek Timur

“Yang sudah diperiksa ada tiga orang, yang diklarifikasi, masih berlanjut,” tambahnya.

Setelah klarifikasi, dalam waktu dekat temuan ini akan diplenokan di Bawaslu Kabupaten serang. Furqon masih belum membuka status tim sukses tersebut terafiliasi pada calon bupati tertentu.

“Akan kita plenokan di Bawaslu, ini kan sifatnya informasi awal, otomatis belum diregister,” tutupnya. ***

News Feed