oleh

Angin Kencang Robohkan Satu Rumah di Kebon Cau

Seberindo.co – Akibat hujan deras yang disertai angin kencang, satu rumah milik warga di Kampung Alang Besar, Rt 16/05, Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, roboh pada Selasa (16/2/21) pagi.

Kepala Desa Kebon Cau, Ahmad Nur mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 3.00 wib pagi, saat pemilik rumah sedang tertidur lelap.

Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa itu, karena yang roboh hanya bagian belakang.

“Rumah tersebut dihuni oleh empat orang, dan alhamdulillah semuanya selamat, karena memang yang roboh hanya bagian belakang,” kata Ahmad Nur saat meninjau ke lokasi rumah yang roboh di Kampung Alang Besar, Rt 16/05, Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Selasa (16/2/21).

Baca Juga  Perawatan Rutin, Filter Air Minum Rutan Bangil Siap Sediakan Air Layak Konsumsi

Untuk bagian rumah yang roboh, jelas Ahmad Nur, pihak desa telah memberikan bantuan untuk perbaikan sementara.

“Sebenarnya rumah ini sudah didaftarkan dan diajukan dalam program BSPS untuk dibedah karena kodisinya sudah tidak layak huni, kita juga tinggal menunggu eksekusinya saja,” jelas Ahmad Nur.

Untuk diketahui, peristiwa robohnya bagian rumah warga di Kampung Alang Besar, Rt 16/05, Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, juga mendapat perhatian serius dari pihak Kecamatan Teluknaga dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang terjun langsung menijau ke lokasi dan memberi bantuan.

Baca Juga  Sejumlah Program TMMD ke-115 Kodim 0602/Serang Telah Rampung Dilakukan, Berikut Sasarannya

Camat Teluknaga, Zamzam Manohara menegaskan, pihaknya telah memerintahkan jajarannya untuk memonitor di lokasi dan memberikan bantuan kepada korban rumah roboh.

“Saya sedang rapat dulu, Kasi ekbang sudah di perintahkan untuk monitor lokasi,” kata Camat.

Juki selaku pemilik rumah mengungkapkan, bahwa rumah yang dihuninya bersama tiga orang keluarganya itu, adalah rumah tua milik orang tua.

Baca Juga  Program Inovasi "GAGASWARA" Rutan Surakarta Memasuki Tahap Presentasi Awal, Peserta Tampilkan Gagasan Kreatif

Dia menjelaskan, bahwa rumah tersebut sudah tidak terurus karena tidak ada biaya untuk memperbaiki.

“Saya hanya numpang disini, karena ini rumah peninggalan orang tua, saya tinggal bersama adik dan keponakan saya,” tutur Juki.

Juki sangat berterimakasih atas bantuan dan reaksi cepat dari Pemerintah Desa dan Kecamatan yang telah memberikan bantuan.

“Saya dan keluarga sangat bersyukur dan berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan, semoga kebaikan bapak-bapak dibalas yang setimpal oleh allah,swt,” pungkasnya.(Mulyadi/fajarbanten.com)

News Feed