oleh

Universitas Serang dan Asia E-University Jalin Kerjasama dalam General Lecture, Perubahan Menuju Tranforrmasi Digital Era 6.0

Kuala Lumpur— Universitas Serang Raya (Unsera) bersama Asia E-University (AeU) dan Universitas Kuningan sukses menyelenggarakan Kuliah Umum (General Lecture) dengan tema “Strategic Communication and Leadership: Key Drivers of Digital Transformation in Global Supply Chains”. Acara yang berlangsung di Asia E-University ini menghadirkan tiga pakar terkemuka dari Malaysia dan Indonesia pada Rabu, (3/9/2025).

Acara ini secara khusus membahas peran komunikasi strategis dan kepemimpinan yang efektif sebagai fondasi utama untuk membangun kolaborasi rantai pasok global yang efisien serta adaptif. Pada pembahasanya Unsera, Asia E-University serta Universitas Kuningan juga menyoroti bagaimana dua elemen tersebut menjadi pendorong kritis bagi keberhasilan transformasi digital di era modern.

Rangkaian acara General Lecture dibuka dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unsera, Asia E-University dan Universitas Kuningan. Kunjungan ini mempertegas kembali kolaborasi antara Unsera, Asia E-University dan Universitas Kuningan sebagai bagian dari langkah bersama menanggulangi perubahan dan perkembangan zaman ke dunia digital.

General Lecture sendiri dihadiri oleh sejumlah pakar ahli sebagai Keynote Speaker yakni, Prof. Dr. Noer Raihan Abdul Hamid selaku Vice Chancellor Asia E-University, Assoc. Prof. Dr. Abdul Malik, M.Si., selaku Rektor Universitas Serang Raya dan Prof. Dr. H. Dikdik Harjadi SE., M.Si. selaku Rektor Universitas Kuningan.

Baca Juga  Pemkab Pandeglang Kerjasama Dengan Untirta

Dalam sambutannya, Rektor Unsera, Abdul Malik, menyampaikan pentingnya sinergi antara akademisi dan praktisi. “Kolaborasi antara Unsera, Asia E-University dan Universitas Kuningan melalui kuliah umum ini adalah langkah strategis untuk memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen tentang dinamika global saat ini. Kami percaya, para pemimpin masa depan harus memiliki kompetensi komunikasi dan kepemimpinan yang kuat agar mampu mengarahkan perubahan digital, terutama dalam konteks rantai pasok global,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dikdik Harjadi, Keynote Speaker pada kesempatan ini juga menambahkan, “Transformasi digital bukan hanya tentang teknologi, melainkan tentang bagaimana manusia beradaptasi dan berkolaborasi. Komunikasi yang strategis memastikan semua pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama, sementara kepemimpinan yang adaptif mampu mengarahkan tim menghadapi ketidakpastian. Kedua hal ini adalah kunci untuk menciptakan rantai pasok yang tidak hanya efisien, tetapi juga tangguh.”

Baca Juga  105 Mahasiswa IT Unsera Melaksanakan Ekspedisi Akademik ke Yogyakarta untuk Perkuat Link dengan Industri

General Lecture ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi kolaborasi yang lebih erat antara kedua institusi dalam menyambut transformasi digital di era modern yang lebih baik.

News Feed