oleh

Pemkab Tangerang Sulap Kantor menjadi Rumah Singgah Covid-19

Di lengkapi fasilitas tempat tidur dan Nakes

Siberindo.co, Tangerang– Pemkab Tangerang siapkan rumah atau pondok singgah karangtina Covid-19. Rumah singgah tersebut untuk menampung warga yang positif Covid-19 di tiap-tiap Kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Salah satunya di wilayah Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang, menyulap kantor bersama keagamaan untuk menampung orang tanpa gejala COVID-19, dengan jumlah kapasitas maksimal 30 orang dilengkapi tempat tidur, kursi dan toilet terpisah untuk pria dan wanita.

Baca Juga  Gaji Dipotong selama Setahun, Seorang GM Adukan Nasibnya Ke Disnaker

“Kita meninjau kesiapan Rumah Singgah bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di setiap Kecamatan-kecamatan,” tutur Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar saat meninjau Pondok Karantina Covid-19. Minggu, (4/07/2021).

Ia lanjutkan di Kecamatan Legok ada gedung bersama keagamaan yang disulap menjadikan rumah singgah, yang diperuntukan merawat pasien Covid-19 dengan pasien OTG. Hal ini selain penanganan langsung, dan meringankan beban rumah sakit, dan rumah singgah Hotel Yasmine yang saat ini penuh merawat pasien Covid-19.

Baca Juga  Mulai 14 September 2021, Pemerintah Wajibkan Pengunjung Supermaret di Jawa-Bali Pakai Aplikasi PeduliLindungi

“Mudah-mudahan Rumah singgah ini cukup membantu masyarakat yang sedang melalukan isolasi mandiri dirumah, kita siapkan tempatkan yang layak bagi mereka dan aman agar tidak membahayakan keluarganya,” kata Bupati Tangerang.

Plt. Camat Legok Cucu Abdurrosied menambahkan untuk rumah singgah atau Pondok singgah ini di desain untuk karantina para pasien OTG yang saat ini banyak di rumah-rumah masyarakat permukiman padat penduduk.

“Saat ini sudah ada 72 orang yang ingin segera mengisi pondok singgah ini, namun kita persiapkan dua tiga hari ini sudah merawat pasien OTG,” ujar Cucu.

Baca Juga  Napi di Rutan Pandeglang Antusias Minum Jahe Merah Hangat

“Fasilitas yang disiapkan mulai tempat tidur, kipas anging, toilet, dapur umum hingga perlengkapan medisnya, sekitar 30 org Tenaga medisnya,” tutur camat Legok.

Saat ini data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kasus konfirmasi isolasi sebanyak 507 orang, masih banyak yang sedang melakukan isolasi mandiri dirumah-rumah masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19.(pro/ayu)

News Feed