oleh

Pencarian Pesawat Sriwijaya SJ-182, Tim SAR Kerahkan Alat Utama Laut

Siberindo.co – Upaya pencarian terhadap hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terus dilakukan oleh unsur-unsur SAR gabungan di Perairan Teluk Jakarta hingga malam ini.Kantor Pencarian dan Pertolongan juga telah mengerahkan sejumlah personil tim rescue untuk melakukan pencarian terhadap pesawat yang naas tersebut.

“Kami telah mengerahkan alat utama laut kami seperti 3 rubber boat, RIB 03 Jakarta, kemudian KN SAR 103 Wisnu lengkap dengan personil rescue untuk bergerak sejak petang tadi menuju lokasi hilang kontaknya pesawat tersebut.”tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Minggu pagi (10/01).

Beliau juga mengatakan, bahwa pihaknya maupun unsur-unsur SAR gabungan telah menemukan serpihan-serpihan yang diduga berasal dari pesawat tesebut yang berhasil dikumpulkan di lokasi tersebut.

“Barang-barang yang berhasil kita temukan akan kami ekspose nanti di Posko Utama JICT 2 Tanjung Priok supaya nanti dari pihak maskapai Sriwijaya Air sendiri yang memastikan apakah benda tersebut bagian dari pesawat yang kita cari.” lanjut Hendra.

Baca Juga  Kemenhub Imbau Masyarakat Antisipasi Kepadatan Arus Mudik

Sebelumnya diketahui Posko Utama Pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 saat ini didirikan di terminal JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sejak sabtu (9/1) malam ini

Berdasarkan informasi dari Jakarta Air Traffic Centre (JATC) bahwa pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 tujuan Jakarta-Pontianak mengalami lost contact pada sabtu (9/1) sekitar pukul 14.40 WIB di sekitar Perairan Teluk Jakarta tepatnya di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Baca Juga  Karutan Surakarta Hadir Dalam Pisah Sambut Kakanwil Ditjenpas Jateng dan Pelantikan Pejabat Manajerial

Hingga saat ini unsur-unsur SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang melibatkan beberapa personil dari Basarnas, TNI, POLRI, Kementerian Perhubungan, serta potensi SAR baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat.

(Mulyadi/fajarbanten.com)

News Feed