oleh

Pemilik Kedai Kopi Cak Alief Dapat Kenang-Kenangan Buku dari Danyon Mandala Yudha Kostrad

 

LEBAK, Siberindo.com- Komandan Bataliyon Mandala Yudha Kostrad, Kolonel Infanteri Slamet Espe ternyata memiliki hobi menulis menulis.

Sore itu, Danyon yang ramah ini berkunjung ke Kedai Kopi Cak Alief di Jalan By pass Soekarno Hatta, Rangkasbitung, Kamis (15/10)

Abdurosyid Shidiq, owner Kedai Kopi Cak Alif yang juga merupakan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Kab. Lebak menyambut dan berbincang santai dengan Danyon Mandala Yudha Konstrad yang baru sekitar 3 bulan menjabat tersebut.

Pada bincang santai itu, pria lulusan Akademi Militer tahun 1998 ini memberikan hadiah sebuah buku karyanya yang berjudul Inspirasi Pagi. Buku ini berisi kumpulan nasihat tentang kehidupan dan kepemimpinan.

BACA JUGA:  Legislator PSI : Bapenda Tangsel Sigap Perbaiki Kesalahan Data Tagihan PBB

Pada bagian pertama buku ini, berjudul Sebaik-baik Manusia, pembaca akan digugah tentang 3 syarat agar bisa menjadi manusia yang bermanfaat.

“Khairunnas Anfa’uhun linnas”, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya. Hadis Qudsi ini menjadi paragraf awal tulisan di buku ini.

Pada pertengahan buku, yaitu pada judul ke 34 dari 67 judul dalam buku itu, pria kelahiran Maret 1977 ini menulis judul “Menang Tanpa Ngasorake, Ngalah, Tapi Ora Kalah, kalau diartikan dalam bahasa Indonesia, Menang tanpa merendahkan, mengalah tapi tidak kalah.

Dalam bagian ini, melalui falsafah tersebut, Kolonel Slamet mengingatkan pembaca untuk melihat kanan kiri, lebih banyak mawas diri dan melihat dalam diri.

BACA JUGA:  Orang Tua Siswa SMAN Pertanyakan Bantuan Kuota Internet Gratis

Kalimat mengalah tapi tidak kalah mengajarkan kita mengalah untuk kebaikan, dilansir dari media suara nusantara news.net-group siberindo.co,

“Salah satu ciri orang yang bijak, yaitu mampu berjiwa besar. Orang yang mampu berjiwa besar berpeluang menjadi orang besar, ” demikian kutipan tulisan Kol. Slamet pada bab 34.

Pada akhir buku itu, yaitu judul ke 67, tulisan berjudul Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh, Kol. Slamet mengulas tentang Pancasila sebagai ideologi negara merupakan visi moral bangsa untuk mendorong dan mengarahkan perbuatan kita sebagai warga negara dan penyelenggara negara.

BACA JUGA:  Warga Akan Mengadu ke Presiden, Banyaknya NIB Berubah Nama di Teluk Naga

Membaca kendati sekilas, buku ini sangat kaya dengan pesan moral bagi semua anak bangsa.

Dikatakan Kol. Slamet, menulis dilakukannya saat santai, terutama pagi hari, maka judul inspirasi pagi menjadi pilihan.

“Saat bangun pagi, disitu lahirlah inspirasi, saya tulis,” kata Kol. Slamet.

Diakhir bincang dengan owner Kedai Kopi Cak Alief tersebut, Danyon Mandala Yudha juga menyempatkan diri bergabung dengan dua orang seniman musik yang sedang melakukan rekaman lagu di cafe tersebut.

“Semoga tulisan dalam buku ini bisa bermanfaat dan menginspirasi, ” demikian coretan tangan perwira yang pernah menjadi Komandan Kodim 0613 Ciamis ini. (Bak/siberindo.co)

News Feed