oleh

Oknum DPRD Gadaikan Motor Inventaris Kecamatan Cigemblong

LEBAK  – Sebuah sepeda motor (R2) jenis Kawasaki KLX, Warna Hijau, Tahun Pembuatan/Perakitan 2017/2017, Isi Si linder 150 CC, Nomor Rangka MH4LX150FHJP41728, Nomor Mesin LX150CEW42714, milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak yang diinventariskan ke Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Pasalnya kini motor tersebut digadaikan sebesar Rp 7.000.000, ( Tujuh jta rupiah ) oleh oknum pegawai Kecamatan Cigemblong yang berinisial UH bersama oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Fraksi Partai Golkar berinisial MS kepada Sekdes Kandangsapi yang berinisial R.

Menurut pengakuan R, Sekdes Kandangsapi, bahwa dirinya menggadai motor Kawasaki KLX milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak tersebut, didapat dari oknum pegawai Kecamatan Cigemblong UH bersama oknum anggota DPRD Kabupaten Lebak, Fraksi Partai Golkar MS. “ Seperti dikutip Bungasbanten.id – Group siberindo

“Betul Saya menggadai motor Inventaris Kecamatan Cigemblong.” Saya dapat dari Saudara UH yang kerja di Kecamatan Cigemblong bersama Saudara MS itu anggota DPRD Kabupaten Lebak, Fraksi Partai Golkar. Tadinya Saya gadai Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) kemudian Saudara MS Pinjam uang ke Saya sebesar Rp 2.000.000,- ( dua juta rupiah) dan itu suruh dimasukan ketambahan gadaian.” Jadi jumlah semuanya Rp 7.000.000,-.” ( Tujuh juta rupiah ) ucap R saat dikonfirmasi melalui Telpon Seluller, Rabu (16/9/2020).

BACA JUGA:  Wagub Andika: Kita Bisa Bersama Hadapi Pandemi Covid-19

“ Camat Cigemblong Asep Raedi, ditanya tentang kebenaran terkait motor Inventaris yang digadaikan, dirinya mengaku tidak tahu dan rencana akan memanggil oknum pegawai (bawahannya -red).

“Belum ada informasi nanti di konfirmasi dulu ke orangnya,”  “Belum Tahu besok baru Akan dipanggil Secara kedinasan,” Ujar Asep Raedi melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/9/2020).

BACA JUGA:  Polda Banten Kawal Aksi Damai Mahasiswa di DPRD Provinsi Banten

“ Hingga berita ini diterbitkan, Wartawan Bungasbanten.id belum bisa berkomunikasi dengan UH dan MS “  Wartawan masih terus menggali informasi.   *(Uzex)

Komentar

News Feed