oleh

Sekda DKI Jakarta Marullah: Kafe di Atas Saluran Air Dibongkar

Jakarta – Sekertaris Daerah Sekda DKI Marulla Matali mengatakan pembongkaran bangunan, termasuk kafe yang dibangun di atas saluran air di Mampang Prapatan, Bangka, dan Jalan Kemang Utara di Jakarta selatan, dijadwalkan pada Selasa (23/11).

“Bongkar, kalau tidak hari ini, besok,” kata Marullah kepada wartawan usai meninjau Mal Pelayanan Publik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta, Senin.

Marullah tak menampik bangunan tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya Banjir di kawasan itu.

Baca Juga  Lapas Kelas I Tangerang Gelar Upacara HUT Ke-79 RI dan Pemberian Penghargaan Satyalancana Karya Satya

“Tidak boleh itu. Waduh, kita marah benar, gara-gara itu memang jadi banjir,” kata Marullah dilansir antaranews.com

Setidaknya ada lima rumah toko (ruko) yang berdiri di atas saluran air kali Penghubung Bungur di Jalan Kemang Utara Nomor 33 RT 01/RW 04 Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan.

Dari lima ruko itu, dua bangunan di antaranya difungsikan sebagai kafe dan masing-masing satu ruko lainnya digunakan sebagai kantor dan bengkel sepeda serta satu ruko tidak digunakan.

Baca Juga  Kasie Trantib Bayah Sambangi PT. CG

Camat Mampang Prapatan, Djaharuddin mengatakan, pemilik bangunan membuat surat pernyataan hari ini untuk membongkar sendiri bangunannya.

“Pemilik bangunan sudah koordinasi. Hari ini membuat surat pernyataan untuk membongkar sendiri bangunannya dan dalam minggu ini sudah dibongkar,” katanya.

Menurut dia, pihaknya akan mengerahkan Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) jika pemilik bangunan memerlukan bantuan tenaga dalam proses pembongkaran.

Baca Juga  Pemprov DKI Ber Sanksi Terhadap Sejumlah Bangunan Yang Dibangun di Atas Saluran Air Kemang

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan pembongkaran kepada pemilik bangunan tersebut dan pemilik bangunan menyatakan akan membongkar sendiri bangunannya.

“Pemilik bangunan menyatakan akan membongkar bangunannya dalam pekan ini,” ujar Munjirin, Sabtu (20/11).

Polda Metro Jaya melaporkan keberadaan bangunan tersebut ke Pemerintah Kota Jakarta Selatan pada Kamis (11/11/) lantaran diduga menjadi salah satu penyebab Banjir di kawasan itu.(*/cr2)

News Feed