oleh

Nalar Pandeglang Bantu KPU Dongkrak Partisipasi Pemilih di Pilkada

PANDEGLANG, (BANTEN.SIBERINDO.CO)–  Juru Bicara Nalar Pandeglang Rudi Yana Jaya mengatakan, meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada Pandeglang merupakan tugas bersama.

Selain itu kata Rudi, soal partisipasi pemilih menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi penyelenggara lantaran saat ini Pandeglang belum terbebas dari wabah korona.

“Saat ini masih pandemi Covid-19. Bisa saja warga beralasan enggan ke TPS karena takut korona. Untuk itu diperlukan kerja keras sosialisasi agar warga yakin bahwa Pilkada dilaksanakan dengan standar penanganan Covid-19,” jelas Rudi saat menjadi narasumber peningkatan partisipasi pemilih yang digelar KPU setempat bekerjasama dengan Perkumpulan Nalar Pandeglang di Gedung Koperasi Kagum Mandalawangi, akhir pekan ini dikutip resonansi.id (grup siberindo.co)

Baca Juga  Pengikut MRS Todongkan Senpi dan Sajam ke Anggota Polri di Tol Japek

Perkumpulan Nalar Pandeglang kata Rudi siap membantu KPU Pandeglang meningkatkan partisipasi pemilih sesuai yang ditargetkan KPU yaitu 75 persen.

Lembaga Nalar kata Rudi memiliki jejaring yang lumayan kuat dan ada disemua lini masyarakat. “Kami juga merasa bertanggungjawab untuk membantu KPU menaikan partisipasi pemilih. Kalau partisipasinya rendah kami juga akan merasa malu karena bisa jadi preseden buruk bagi demokrasi di Pandeglang,” tandasnya.

Baca Juga  KPU Pandeglang Sosialisasikan PKPU 6/2020

Koordinator Divisi Program dan Data KPU Pandeglang, Ahmad Munawar menyatakan, pihaknya tidak mau ada warga kehilangan hak pilihnya dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Untuk itu KPU akanterus melakukan penyisiran kepada warga yang sudah memenuhi syarat memilih, tercatat dalam DPT (daftar pemilih tetap).

“Pemutakhiran data pemilih memang sudah dilakukan sesuai tahapan dan tidak lama lagi hasilnya akan ditetapkan menjadi DPS (daftar pemilih sementara). Kami harapkan masyarakat juga tidak acuh dengan proses ini dan segera melapor ke petugas kami di lapangan baik itu PPS dan PPK jika tidak pernah merasa terdata. Hal ini penting agar tidak ada pemilih yang kehilangan hak suaranya,” kata Munawar. (Yul/Red)

Komentar

News Feed