oleh

Kebahagiaan Nur Hikmah Terima Bantuan Mesin Jahit oleh TP-PKK Pusat

PEKALONGAN – Binar bahagia tak dapat disembunyikan Nur Hikmah. Perempuan 46 tahun itu semringah, usai diberi bantuan mesin jahit oleh TP-PKK Pusat. Ia berharap, dengan mesin jahit itu ia bisa melanjutkan hidup, setelah ditinggal mati suaminya.

Ditemui usai pemberian bantuan, Hikmah menumpahkan kisahnya. Setahun ditinggal meninggal suaminya, warga Sapuro Kebulen, Pekalongan Barat ini sempat limbung. Karena, saat itu ia hanya ibu rumah tangga yang tak memunyai keterampilan.

Padahal, Hikmah harus menafkahi anak keduanya yang masih belajar di pondok. Sedangkan, putra pertamanya bekerja tak tentu. Sampai pada titik terendah, Hikmah harus menerima belas kasihan tetangga yang memberikan makan pada keluarganya.

“Tetapi saya ingat wejangan almarhum suami saya, supaya tidak merepotkan orang lain,” kenangnya, di balai latihan Dian Pelangi Pekalongan, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga  Kedatangan Tim Tugas Covid -19 Kabupaten Lebak Ke Pantai Sawarna Diapresiasi Kades

Hal itulah yang menguatkan hatinya. Sampai kemudian ia mendengar ada informasi pemberian bantuan mesin jahit.

Alhamdulillah sekali bisa menambah keterampilan dan mewujudkan cita-cita saya menjadi penjahit. Harapannya ya bisa jahit di rumah dan punya penghasilan,” imbuhnya, dikutip jatengprov.go.id.

Kini, harapan Hikmah sederhana. Yakni menikahkan putra tertuanya dan membiayai sekolah anak ke duanya. (*/cr1)

News Feed