oleh

Pemkab Bekasi Hadapi Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Bekasi – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menghadapi potensi lonjakan kasus Covid-19 saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 antara lain dengan menggenjot target vaksinasi. Sentra vaksinasi selalu dibuka di puskesmas setiap Senin hingga Sabtu pagi.

“Masih kita upayakan percepatan vaksinasi agar tercapai target kekebalan kelompok,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, Kamis (18/11/2021).

Pemerintah daerah menginstruksikan kepada tenaga kesehatan di puskesmas untuk melayani vaksinasi. Bahkan, petugas puskesmas juga mendatangi ke rumah-rumah warga untuk memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19.

Baca Juga  Kanwil Kemenkum Malut Ikuti Puncak Perayaan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2025

Pelayanan vaksinasi Covid-19 juga diberikan di rumah sakit swasta atau klinik sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan vaksinasi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cikarang, Novrizal, mengungkapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, menginstruksikan tenaga kesehatan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Sekecil apapun kasus Covid-19 yang muncul harus ditanggapi dengan serius.

“Ada satu saja kasus baru, kita akan sibuk mencari kontak erat yang ada. Kita langsung tracing dan testing,” kata Novrizal.

Baca Juga  Kepedulian Sosial, Rutan Bangil Gelar “Ragil Berbaur” untuk Berbagi dengan Masyarakat Sekitar

Selain itu, petugas Puskesmas Cikarang melakukan tes antigen secara acak di sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Bekasi.

“Kami datangi semua sekolah, masing-masing sekolah sebanyak 30 murid per hari yang dites swab antigen,” katanya.

Dalam sehari, kata dia, ada sekitar empat sekolah yang didatangi petugas puskesmas untuk dilakukan tes antigen terhadap muridnya.

Baca Juga  Kalapas Palembang Berikan Arahan Dan Penguatan Tugas Pokok Dan Fungsi Petugas Pemasyarakatan

Data terbaru, Kabupaten Bekasi telah memberikan vaksinasi dosis pertama sebanyak 1.816.763 jiwa atau 75,14% dan dosis kedua sebanyak 1.298.621 jiwa atau 53,71% serta dosis ketiga untuk tenaga kesehatan sebanyak 9.375 orang atau 0,39%. Total target vaksinasi sebanyak 2.417.794 orang.(*/cr2)

News Feed