oleh

Ini Tips Memilih Hewan yang Sehat Pada Kurban Online

BANDUNG–Saat ini, sudah banyak lembaga yang menyediakan layanan kurban secara online. Warga tidak perlu lagi mendatangi tempat jual beli hewan untuk menjalankan ibadah kurban.

Namun, salah satu hal yang masih dikhawatirkan adalah soal kesehatan hewan kurban yang dipilih. Karena tidak dilihat secara langsung, tak jarang warga merasa membeli ‘kucing dalam karung’.

Untuk hal ini, Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Bandung Gingin Ginanjar menyarankan warga yang akan membeli hewan kurban secara online untuk lebih teliti. Mereka dapat meminta langsung surat keterangan kesehatan hewan pada penjual yang bersangkutan.

Baca Juga  Kunjungi Kantor Imigrasi Tangerang, Begini Pesan Kadiv Imigrasi Banten

“Tanda hewan yang sehat itu salah satunya bisa dilihat dari surat keterangan. Warga bisa meminta surat keterangan sehat, terutama untuk hewan yang didatangkan dari luar kota. Itu bisa jadi acuan,” ungkapnya saat ditemui di Balai Kota Bandung, Kamis (16/7/2020).

Ia mengatakan, untuk di Kota Bandung, pihaknya telah menerjunkan 100 petugas untuk mengecek kesehatan hewan sebelum disembelih. Hewan yang sehat nantinya akan diberi tanda.

Baca Juga  Dalam Satu Minggu Polda Banten Bagikan Jutaan Masker

“Kami bergerak di Kota Bandung sehingga memang kesulitan kalau memantu (jual beli hewan) online. Tapi kalau alamatnya jelas dan masih di Kota Bandung, kita bisa pantau,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pembeli juga dapat bertanya kepada penjual seputar kriteria kesehatan hewan kurban yang akan dibelinya. Apakah telah memenuhi syarat atau belum.

“Ada 5 syarat yang harus diipenuhi sebagai hewan kurban sehat dan bisa dilihat dari penampilannya. Yakni tidak cacat, tidak kurus, usia minimal 2 tahun untuk sapi dan 1 tahun untuk domba,” ungkapnya.

Baca Juga  Wujudkan Revitalisasi Pemasyarakatan, Kakanwil Barikan Penguatan Tugas dan Fungsi Blok Maximun Security Lapas Cilegon

Selain itu, gigi juga harus diperhatikan. Hewan yang dapat dipilih sebagai hewan kurban harus telah memiliki gigi tetap.

Gingin juga meminta agar para panitia pelaksana pemotongan hewan kuran dapat senantiasa menerapkan protokol kesehatan. Tidak boleh ada pemabagian daging kuran secara bergerombol.

“Disarankan pembagian hewan kurban juga tidak mengundang kerumunan. Tidak boleh sama sekali ada antrean. Kalaupun pakai kupon, nanti diantar ke rumah saja,” ungkapnya.(Nur Khansa/Ayobandung.com)

Komentar

News Feed