oleh

Tenaga Pengajar Pondok Pesantren Yayasan Nahdlatur Ibad Banten Dilindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

SERANG – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang berikan perlindungan kepada guru pengajar di Pondok Pesantren Yayasan Nahdlatur Ibad Banten.

Hal tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada Kyai Muhibi selaku pendidiri Yayasan Pondok Pesantren Yayasan Nahdlatur Ibad Banten.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Uus Supriyadi mengapresiasi Pondok Pesantren Yayasan Nahdlatur Ibad Banten yang telah peduli terhadap perlindungan tenaga pengajarnya.

Baca Juga  Bupati Serang Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan di Kecamatan Kramatwatu

“Kami BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Serang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Ketua Pondok Pesantren Yayasan Nahdlatur Ibad Banten yang telah melindungi guru-gurunya kedalam program BPJS Ketenagakerjaan. Dimana dengan adanya perlindungan ini bertujuan untuk menghindari dari resiko-resiko sosial kecelakaan kerja dan kematian,” kata Uus. Kamis, 17 Maret 2025.

Uus menambahkan bahwa guru pengajar di Pondok Pesantren Yayasan Nahdlatur Ibad Banten dilindungi dua program BPJS Ketenagakerjaan yakni program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Baca Juga  Permudah Pelayanan Bagi Pasien Kecelakaan, RSIA Makiyah Kerjasama Dengan Jasa Raharja

“Namun kita harapkan kedepannya dapat mengikuti seluruh program BPJS Ketenagakerjaan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP),” imbuhnya.

Uus juga menjelaskan bahwa sesuai keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2067 Tahun 2025 tentang Penyelenggara Pendidikan (Yayasan) atau satuan pendidikan sebagai pemberi kerja mendaftarkan pegawai (guru dan tenaga pendidikan) yang di angkat / dipekerjakan.

Baca Juga  Meninggal Akibat Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Cimone Serahkan Santunan Sebesar Rp.278 Juta Kepada Ahli Waris Almarhum Muhammad Alansyah

“Dan Alhmdulillah Pondok Pesantren Yayasan Nahdlatur Ibad Banten ini patuh dengan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2067 Tahun 2025. Semoga ini dapat dicontoh oleh ponpes- ponpes yang lainnya,” ucap Uus. (BP)

News Feed