SERANG – BPJS Ketenagakerjaan atau yang kini dikenal dengan nama BPJAMSOSTEK terus memperkuat komitmennya dalam transformasi digital melalui optimalisasi Lapak Asik atau Layanan Tanpa Kontak Fisik. Kanal ini menjadi jembatan utama bagi para tenaga kerja untuk mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga Jaminan Kematian (JKM) secara daring tanpa terkendala jarak dan waktu.
Transformasi ini merupakan pilar utama dalam peta jalan digitalisasi jaminan sosial nasional. Berdasarkan data operasional BPJAMSOSTEK, sistem ini dikembangkan untuk memitigasi kendala antrean panjang yang sering terjadi saat melakukan klaim secara konvensional.
Lapak Asik mengintegrasikan sistem verifikasi data berbasis web dengan teknologi komunikasi digital. Hal ini memungkinkan peserta, baik di pusat kota maupun daerah administratif yang jauh, untuk mengajukan hak finansial mereka selama memiliki koneksi internet yang memadai dan dokumen yang valid.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Uus Supriyadi mengatakan, Kehadiran Lapak Asik sangat membantu mengurangi beban antrean fisik di kantor cabang.
Hal ini selaras dengan prinsip pelayanan publik modern yang mengedepankan kemudahan akses bagi setiap warga negara tanpa memandang jarak geografis.
Mekanisme Lapak Asik beroperasi melalui portal resmi lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id, di mana peserta diwajibkan mengunggah dokumen persyaratan secara mandiri untuk mendapatkan nomor antrean, ujar Uus.
Keberadaan Lapak Asik bukan sekadar memindahkan formulir kertas ke layar digital. Sistem ini merupakan integrasi data real-time yang menghubungkan basis data kepesertaan dengan sistem kependudukan nasional (Dukcapil). Hal ini memungkinkan validasi data peserta berjalan lebih akurat, sehingga meminimalkan risiko penolakan klaim akibat ketidaksesuaian data identitas.










