PANDEGLANG – Program pemerintah dalam melakukan percepatan pembangunan pendidikan tampaknya masih ada yang belum tersentuh terutama di Sekolah Dasar (SD) Negeri Citeluk 1 Desa Citeluk Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Kondisi halaman lapangan upacara tidak bisa di pergunakan ketika saat musim penghujan turun, tempatnya yang becek dan tidak layak lagi bentuk nya halaman sekolah ini.” Dikutip Bungas Banten – Group Siberindo.co

” Sejak berdirinya gedung sekolah SD Negeri Citeluk 1 yang terletak di daerah pedalaman kampung Citeluk Desa Citeluk saat ini, memiliki sejumlah siswa-siswinya ada 123 orang dan dewan guru ada 11 orang diantaranya PSN 5 orang termasuk dengan Kepala sekolah nya P3K 4 orang TKS 1 orang TKK 1 orang juga memiliki Rombel kelas belajar 9 Rombel ” 1 ruangan di pergunakan untuk ruangan dewan guru dan Kepala sekolah perpustakaan 1 ” luas tanah ada 3566 meter panjang x lebar, hingga saat ini kondisinya masih memperhatikan kuntur tanah yang miring dan berlubang -lubang juga sangat becek sehingga tidak nyaman untuk aktivitas anak belajar di sekolah tersebut.
” H.Rosid Sutisna S.Pd ” menambahkan bahwa dirinya dan dewan guru kadang was-was saat melakukan kegiatan di sekolah terutama kegiatan olahraga anak-anak, saya dan dewan guru takut anak didik terkilir kak nya,” saat melakukan upacara dan olahraga juga kegiatan lainnya” Kami sebagai Kepala SD Negeri Citeluk 1 berharap kepada Bapak Kadisdikpora Pandeglang atau Pemerintah terkait untuk memperhatikan sekolah kami.” Harapnya.
” Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri Citeluk Desa Citeluk H.Rosid Sutisna S.Pd. Saat berdialog dengan Bungas Banten, di ruang kerjanya, Kamis (24/8/2023) ” menurutnya kondisi tanah yang sangat labil saat di musim penghujan juga suka pecah-pecah saat kemarau,” Kami selaku kepala sekolah hanya bisa mengeluh. akan tetapi dengan itikad kami berjuang mengajuan proposal dalam waktu dekat ini, yang sesuai dengan kebutuhan di sekolah kami dan semoga dalam waktu yang cepat terealisasikan.
Selanjutnya Kepala Sekolah menuturkan bahwa proposal siap di ajukan ada Empat aitem di antaranya bangunan rehab berat kelas 1 unit bangunan pemagaran keliling sekolah 3566 meter dan Paving Blok halaman sekolah 1100 meter ditambah WC sekolah, karena kasihan sama anak-anak sebanyak 123 orang disaat mau buang air kecil atau Buang Air Besar (BAB) harus pulang dulu ke rumahnya karena di sekolah belum ada WC nya.
Kami juga sangat prihatin kepada murid yang berjumplah 123 siswa-siswi yang mengejar pendidikan di sekolah SD Negeri Citeluk 1 ini. “Kami selaku kepala sekolah berharap banyak kepada pemerintah terkait daerah maupun pusat agar sekolah kami secepatnya di realisasikan agar supaya murid siswa siswi kami lebih aman dan nyaman dalam saat melakukan aktivitas di sekolah,” harap H.Rosid Sutisna S.Pd.Kepala SD Negeri Citeluk 1 * ( RED.BB / WAHYU ARDIAT )










